3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Gubernur Tak Bergeming, Aliansi Peduli Karst Serukan Tolak Pabrik Semen Jilid II

- Apahabar.com Senin, 8 April 2019 - 00:43 WIB

Gubernur Tak Bergeming, Aliansi Peduli Karst Serukan Tolak Pabrik Semen Jilid II

Warisan dunia Karst Sangkulirang terancam jadi pabrik semen. Foto_Istimewa.

apahabar.com, SAMARINDA – Aliansi Masyarakat Peduli Karst kembali menyerukan aksi turun ke jalan menentang rencana pembangunan pabrik semen di Gunung Karst, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Senin (8/4) hari ini.

Aksi kedua mereka helat setelah hampir sebulan lamanya usai aksi pertama di seputar Jalan Gajah Mada, Samarinda Kota tak mendapat respon Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Rapatkan barisan perjuangan dalam aksi selamatkan ekosistem Karst Sangkulirang-Mangkalihat hari Senin 08 April 2019 pukul 08.00 di Kantor Gubernur Kaltim, intinya cabut izin pabrik semen,” ujar Humas Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kaltim, Andi Muhammad Akbar dalam keterangan resminya, Minggu (7/4).

Sejak hadirnya UU Penanaman modal asing No 1/1967, menurutnya investor asing kerap kembali untuk menghancurkan sumber daya alam.

Pertama kali adalah freeport. Disusul korporasi tambang, minyak dan gas, perkebunan, dan kehutanan.

“Akibatnya ekonomi kita berlandaskan pada ekonomi berbasis pengerukan sumber daya alam (SDA),” ujarnya.

Akibat sistem ekonomi yang tak bersandar pada ekonomi terbarukan tersebut berpuluh-puluh tahun alam Indonesia, termasuk Kaltim dieksploitasi habis-habisan.

“Bukan kesejahteraan yang didapat. Tapi jelas di depan mata kita semua, kerusakan lingkungan, penggusuran lahan warga, kriminalisasi rakyat kecil, rakyat kehilangan mata pencahariaan,” ujarnya.

Di Benua Etam sendiri, menurutnya 73 persen daratan Kaltim telah dikapling oleh izin usaha pertambangan. Mulai dari batu bara, perkebunan, minyak dan gas, hutan tanaman industri hingga pabrik semen.

“Bukannya kesejaheraan yang didapat justru malapetaka. Udara tak layak, air tak layak, tanah tak layak hingga mencabut nyawa manusia akibat penghancuran secara masif sumber daya alam Kaltim,” tambahnya lagi.

Sebagai pengingat, aksi penolakan Pabrik Semen pertama berlangsung ricuh. Sejumlah mahasiswa maupun polisi sempat dilarikan ke rumah sakit.

Kala itu, ada ratusan mahasiswa turun ke jalan menentang rencana pembangunan pabrik semen di Gunung Karst Sangkulirang-Mangkalihat di Jalan Gajah Mada, Samarinda Kota, Senin 25 Maret.

Massa geram lantaran Gubernur Isran hanya menyerap aspirasi mereka dari balik jendela kegubernuran. Mantan bupati Kutim itu enggan menemui mahasiswa.

Baca Juga: Demo Pabrik Semen Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Sama-Sama Dilarikan ke RS

Masuknya investasi pabrik semen dinilai bakal membawa kerusakan pada ekosistem hutan kapur karst.

Lebih dari itu, sumber air yang berasal dari gunung akan tertutup. Kekeringan abadi terhadap lereng dan lembah gunung akan terjadi. Pun demikian dengan mata pencaharian warga yang umumnya petani dan nelayan.

“Investasi ini tak sebanding dengan kerusakan alam dan hilangnya potensi pariwisata di Kutim dan Berau,” Koordinator Aksi, Armen dalam orasinya dari mobil komando.

Aksi gabungan melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Kaltim, Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan. Diperkirakan 300 orang hadir.

apahabar.com

Sejumlah massa berupaya merangsek masuk ke kantor Gubernur Kaltim, dalam unjuk rasa tolak pembangunan pabrik semen, Senin (25/3) siang. Foto-Yoyok Sudarmanto for apahabar.com

Baca Juga: Tenang, Stok Daging dan Telur di Kaltim Aman

Baca Juga: Gubernur Kaltim soal MBTK: “Investor Tak Perlu Pusing Urus Sewa Lahan”

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Tol Balsam Jalan Terus, Maloy Siap Diresmikan Jokowi
apahabar.com

Kaltim

Kendalikan Pendatang, Siasat Penajam Antisipasi Lonjakan Penduduk Ibu Kota
apahabar.com

Kaltim

Jalan Negara di Penajam Paser Utara Diperlebar
apahabar.com

Kaltim

Kecamatan Rantau Pulung di Kutim Terbebas dari Buang Air Sembarangan
apahabar.com

Kaltim

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah
apahabar.com

Kaltim

Diamankan Pasca Tagih Utang Proyek, 13 Anggota Ormas di Samarinda Positif Narkoba
apahabar.com

Kaltim

CPNS, Ibu Kota Baru RI Tak Kebagian Jatah
apahabar.com

Kaltim

Kubar Dikepung Tambang; Badak Sumatera Nasibmu Kini 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com