Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata Periksa Asjer Bank Kalsel, KPK Dalami Aliran Uang ‘Majid Hantu’

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Minggu Pagi Ini

- Apahabar.com     Minggu, 14 April 2019 - 11:29 WITA

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Minggu Pagi Ini

Gunung Merapi menyemburkan awan panas terlihat dari Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (2/3/2019). Foto - Antara/Ranto Kresek

apahabar.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas guguran pada Minggu dini hari menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Dilansir Antara, Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam siaran persnya mengatakan awan panas guguran terjadi pada pukul 01.42 WIB dan mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 1.000 meter.

Baca Juga: Kader Demokrat WO dari Arena Debat Pilpres, Sinyal Hengkang?

Sementara itu, berdasarkan periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, gunung teraktif di Indonesia itu mengalami satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 55 mm selama 107 detik, dan tiga gempa guguran dengan amplitudo 5-25 mm selama 52-87 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan dari kawah gunung itu keluar asap tebal berwarna putih dengan tinggi 20 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut. Suhu udaranya 17-21 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 63-88 persen, dan tekanan udara 654-709 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi, dan menyarankan warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol waspada karena jarak guguran awan panas semakin jauh.

Baca Juga: Garuda Kalsel Prabowo-Sandi Ajak Masyarakat Tak Golput

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Santai di Karaoke, 5 Anggota DPRD Terjaring Razia PPKM
apahabar.com

Nasional

Nasib Meratus di Tahun Politik 2019, Terkungkung Oligarki
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan Terkait RAPBN 2021
apahabar.com

Nasional

Prancis Sebut Tak Ada Bukti Covid-19 Terkait dengan Lab Penelitian Wuhan
apahabar.com

Nasional

Terbesar, Kontes Ikan Cupang Pecahkan Dua Rekor MURI Sekaligus

Nasional

Mitos Seputar Vaksin, Dokter Reisa Bantah Ada Chip-Perokok Kebal Covid-19
Menpan-RB

Nasional

Menpan-RB: Formasi Kebutuhan ASN Diputuskan Akhir Maret 2021
apahabar.com

Nasional

KLHK: Pemulihan Ekosistem Gambut Jadi Syarat Utama Pengembangan Program Pangan di Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com