Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Heboh Klaim Kemenangan Prabowo, Simak Instruksi SBY ke Kader PD

- Apahabar.com Jumat, 19 April 2019 - 14:07 WIB

Heboh Klaim Kemenangan Prabowo, Simak Instruksi SBY ke Kader PD

Sejumlah pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4). Foto-Suara.com/Muhaimin A Untung

apahabar.com, JAKARTA – Klaim deklarasi kemenangan oleh Prabowo Subianto jadi buah bibir beberapa hari ini.

Heboh klaim kemenangan membuat Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara.

SBY menginstruksikan seluruh pengurus partai dan kadernya tidak terlibat segala kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi.

Instruksi disampaikan SBY melalui surat yang ditujukan kepada Sekjen PD Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Pembina PD EE Mangindaan, Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin, dan Waketum PD Syarief Hasan. Instruksi itu juga ditembuskan kepada Komandan Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Surat yang berisi empat poin itu dibenarkan Syarief Hasan.

“Ya (benar, surat dikirimkan SBY),” ujar Syarief Hasan dihubungi di Jakarta, dikutip apahabar.com dari Antara, Jumat (18/4).

Baca Juga: Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan

Berikut isi surat SBY tersebut:

1. Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita, saya instruksikan kepada pejabat tersebut alamat, untuk secara terus menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di tanah air.

2. Memastikan para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan PD.

3. Jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan, segera melapor kepada Ketum pada kesempatan pertama.

4. Demikian untuk diindahkan dan dilaksanakan.

apahabar.com

SBY. Foto-Kompas

Ya, seluruh elemen masyarakat masih menunggu rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kedua belah kubu tim sukses Joko Widodo-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi mesti bersabar.

Hasil quick count lembaga kredibel memperlihatkan bahwa rakyat Indonesia telah mengambil keputusan.

Sembari menunggu real count sebagai standart konstitusional, sejumlah lembaga survei telah memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dengan selisih sekitar sepuluh persen.

Baca Juga: BPP Klaim Prabowo Kuasai Kalsel, TKD No Comment

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pesan Megawati untuk Calon Kepala Daerah: Mau Pintar, Baca Buku Soekarno
apahabar.com

Nasional

World Press Freedom Day, Dewan Pers Ingatkan soal Empati Terkait Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tamu dari Ibu Kota Tak Kuasa Membendung Air Mata
apahabar.com

Nasional

Kerumunan Petamburan dan Tebet, 80 orang positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jelang 22 Mei, Polda Lampung Kirim Pasukan ke Jakarta

Nasional

‘Tak Sengaja’ Bunuh Harimau Bunting, Halawa Dihukum 3 Tahun Penjara Plus Denda Rp100 Juta
apahabar.com

Nasional

15 Ribu Orang Tinggalkan Wamena Pasca-Kerusuhan
apahabar.com

Nasional

Ada Peserta Demo Positif Covid-19, Satgas: Sayangi Keluarga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com