3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Ini Besaran Santunan Untuk Pejuang Demokrasi

- Apahabar.com Senin, 29 April 2019 - 19:00 WIB

Ini Besaran Santunan Untuk Pejuang Demokrasi

Ilustrasi pejuang demokrasi. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel telah mengajukan usulan anggaran untuk santunan buat pejuang demokrasi, baik yang meninggal atau sakit.

Di Kalsel petugas Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Linmas yang meninggal dampak kelelahan Pemilu 2019 hingga Senin (26/4) mencapai 5 orang.

Baca Juga: KPU Banjarmasin Perjuangkan Santunan bagi Pejuang Demokrasi yang Gugur

Dipastikan Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, pihaknya telah mengusulkan besaran dana santunan terhadap para petugas pahlawan demokrasi yang terdampak puncak Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Alhamdulillah sudah diputuskan, surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) dan KPU RI telah kita terima,” ujar Sarmuji saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/4).

Dalam surat itu, kata Sarmuji bahwa besaran santunan ini dibagi menjadi empat jenis, yaitu meninggal dunia, cacat permanen hingga luka sedang.

“Jenis kecelakaan kerja yang diberikan santunan, meninggal Rp36 juta per orang, cacat permanen Rp30,8 juta per orang, luka berat Rp16,5 juta per orang dan luka sedang Rp8,25 juta per orang,” kata Sarmuji mengutip surat dari Menkeu.

Baca Juga: KPU: Jumlah Pejuang Demokrasi Meninggal 296 Orang, Besaran Santunan Rp 36 Juta

Ia menyebut dalam surat keputusan Menkeu penerima sumbangan merupakan petugas yang mengalami kecelakaan sejak Januari 2019.

Selain itu, pembayaran santunan dilakukan dengan memperhatikan prinsip keadilan dan tidak terdapat konflik kepentingan.

Menurutnya, nantinya terdapat syarat bagi penerima santunan. Syarat ini diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan KPU.

“Perlu proses dalam tahapan percairan dana santunan ini, mungkin dalam beberapa hari lagi masuk ketempat kita sehingga bisa langsung difungsikan kepada yang membutuhkan,” terangnya.

Baca Juga: Sudah 50 Persen, Simak Penghitungan Suara Terbaru di Kalsel Hari Ini

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polda Metro Siapkan 12 Ribu Personel, Amankan Aksi 1310 di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Dubes Sudan: Indonesia Jadi Model bagi Sudan Ciptakan Perdamaian
apahabar.com

Nasional

Subsidi ‘Si Melon’ Dicabut, Bagaimana Nasib Pedagang Kecil?
apahabar.com

Nasional

Tak Percaya Survei, BPN Optimis Prabowo-Sandiaga Unggul
apahabar.com

Nasional

Hari Pangan Dunia, FAO Indonesia: Pangan Global Rapuh Akibat Pandemi
apahabar.com

Nasional

Soal Debat Ketiga, Pengamat: Berlangsung Datar

Nasional

Hari Ini Covid-19 Indonesia Bertambah 4.301, Maluku, Riau dan Gorontalo Nihil Kasus
apahabar.com

Nasional

Operasi Yustisi di DKI Jakarta, 114.133 Warga Terjaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com