Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Jasa Penyeberangan Kecipratan Tuah Penutupan Jembatan Alalak I

- Apahabar.com     Minggu, 7 April 2019 - 20:19 WITA

Jasa Penyeberangan Kecipratan Tuah Penutupan Jembatan Alalak I

Di balik penutupan Jembatan Alalak I, ada berkah bagi penyedia jasa penyeberangan (feri), di Alalak Utara dan Alalak Berangas. Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejenak Kita lupakan kisah negatif akibat penutupan Jembatan Alalak I.

Di balik penutupan, rupanya ada penyedia jasa penyeberangan (feri), di Alalak Utara dan Alalak Berangas yang kecipratan berkah.

Untuk diketahui akses utama jembatan penghubung antara Kota Banjarmasin dan Barito Kuala ditutup selama dua tahun untuk pengerjaan proyek.

Makanya, banyak pengendara yang memilih menggunakan fery. Itu adalah opsi selain melewati Jembatan Alalak II.

Pendapatan penyedia jasa penyeberangan pun meningkat drastis. Bahkan dua kali lipat dari hari-hari normal sebelumnya. Haji Acah misalnya. Salah satu pengelola jasa penyeberangan di Alalak Utara.

“Biasanya pendapatan dalam sehari sekitar tujuh ratus ribuan. Sekarang setelah kenaikan penumpang, bisa mencapai satu juta empat ratus ribu seharinya,” ungkapnya kepada apahabar.com.

Beberapa hari ini saking panjangnya antrean, Haji Acah harus berulang kali memberi tahu bahwa sudah kepenuhan.

Dalam kondisi demikian, dia menyarankan agar pengendara jalan terus, karena masih ada jasa penyeberangan lain tak jauh dari tempatnya.

Kepadatan, lanjut dia, akan sangat dirasa pada pagi hari dan sore hari. “Biasanya kami hanya memakai satu buah kapal untuk beroperasi. Sekarang kami harus memakai 2 kapal agar tidak terjadi penumpukan,” terangnya.

Untuk sekali beroperasi, kapal ini cuma bisa mengangkut maksimal sebanyak 15 penumpang. Lebih dari itu dirinya mengaku tak berani. Karena takut kelebihan beban dan membahayakan pengguna jasa.

Bulkiah, salah satu warga Alalak Berangas mengungkapkan terkait alasannya menggunakan jasa penyeberangan karena tak ingin terjebak macet di Jembatan Alalak II. Pasalnya di sana pasti terjadi penumpukan kendaraan. Apalagi saat jam padat, yakni pagi dan sore hari.

“Kalau tidak ditutup, mana saya mau lewat feri. Baru kali ini saya naik feri. Dari pada memutar jauh, terpaksa lah menyeberang di sini,” tuturnya.

Begitulah sekilas tentang berkah ditutupnya Jembatan Alalak I. Yang tentunya kisah ini akan berlanjut hingga dua tahun ke depan.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Tinggal Sendirian di Bedakan, Penderita Diabetes Landasan Ulin Ditemukan Meninggal
apahabar.com

Tak Berkategori

Masak Mudah dengan Rice Cooker, Berikut 5 Resepnya
apahabar.com

Tak Berkategori

Belanja Online Saat Idul Fitri? Waspada Penjahat Siber
apahabar.com

Tak Berkategori

Aplikasi LAPOR SP4N Dimaksimalkan, Belasan Komunitas Perkuat Laporan Berbasis Data
Dinkes Banjarmasin

Tak Berkategori

Kadinkes Bantah Paraf ‘Iuran Aneh’ HKN Banjarmasin, Jaksa Mestinya Uji Forensik
Amanda Manopo

Tak Berkategori

Soal Nasib Cinta Amanda Manopo ke Billy Syahputra, Simak Pengakuan Pacar Adik Olga Syahputra Ini
Sinetron Ikatan Cinta

Tak Berkategori

Sukses di Sinetron Ikatan Cinta, Pemeran Satpam Aldebaran Investasi Emas
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemko Banjarmasin Bakal Tarik 21 Dokter Spesialis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com