Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu 7 Lagi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi Banjir di HSU Mulai Meluas, Polres Tingkatkan Patroli

Jelang Ramadan, TPID Kalsel Rakor Pengendalian Inflasi

- Apahabar.com Kamis, 25 April 2019 - 14:24 WIB

Jelang Ramadan, TPID Kalsel Rakor Pengendalian Inflasi

JAGA INFLASI - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel, Herawanto saat pembukaan Rakor TPID Kalsel, di aula Aberani Sulaiman Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Kamis (25/4) siang. Foto-apahabar.com/Zepi Al Ayubi

apahabar.com, BANJARBARU – Menjelang Ramadan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi di Aula Aberani Sulaiman, Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Kamis (25/4) siang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel, Herawanto mengungkapkan, rakor ini merupakan salah satu cara menekan Inflasi di 13 kabupaten kota di Banua. Melalui sejumlah program dan kegiatan yang dilakukan TPID, harga komoditi pasar diharap dapat terjaga.

Baca Juga: Diblokir Uni Eropa, Ekspor Kelapa Sawit ke Wilayah Itu Malah Meningkat

“Dalam kesempatan ini kami bersama Tim TPID di 13 kabupaten/kota merumuskan dan menjaga inflasi. Di tengah risiko gangguan pasokan dan permintaan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya kepada apahabar.com.

Asal tahu saja, sampai April 2019 ini laju inflasi wilayah operasional Bank Indonesia Kalsel relatif terkendali. Di Kalsel tercatat hanya mengalami inflasi 0,13 persen. Lebih rendah dari bulan sebelumnya 0,14 persen.

”Secara umum, laju inflasi di Kalsel lebih didorong oleh peningkatan harga kelompok komoditas volatile food terutama bawang merah dan bawang putih. Selain itu telur ayam ras, daging, harga tiket angkutan udara dan BBM,” terangnya.

Baca Juga: Uni Eropa Blokir Kelapa Sawit, GAPKI Kalsel: Kasihan Petani Kecil

Guna menekan inflasi dan kenaikan harga komoditas pangan masyarakat juga dapat berperan serta. Dengan belanja secara bijak, tidak berlebihan dan berbelanja sesuai keperluan.

Soal ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengharapkan rakor TPID Kalsel ini bisa berupaya menekan inflasi di Kalsel. Serta dapat memastikan, pasokan komoditi pangan pokok dapat terpenuhi saat Ramadan.

“Harapannya Insyaallah harga kebutuhan pokok bisa sewajarnya saja seperti biasanya. Kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako, untuk sahur dan buka puasa. Tidak naik secara signifikan dan bisa terjangkau. Khususnya bagi masyarakat kecil di Kalsel,” ungkap Birin saat membuka rakor tersebut.

Baca Juga: Harga Tiket Melambung, Agen Perjalanan Goyah

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wisata Religi, Destinasi Pilihan Umat Muslim Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tidak Terdata Bencana di Momen Haul, BPBD: Berkah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Pos PSBB Pelabuhan Trisakti, Kasdim Banjarmasin Ingatkan Tetap Waspada
apahabar.com

Kalsel

Hoaks Info Pemutihan SIM, Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel: Jangan Ikut Latah!
apahabar.com

Kalsel

Budaya Ngopi di Kotabaru; dari Milenial sampai Pejabat Hobi Nongkrong di Warkopdar
apahabar.com

Kalsel

Sungai Satui Tercemar, Pemkab Tanah Bumbu Cari Solusi
apahabar.com

Kalsel

Hari Bhayangkara, Polisi Tertua dan Termuda di Polres HSU Dapat Kado Spesial
apahabar.com

Kalsel

Cinta Lokasi Bersemi di Natuna, Simak Cerita Dhiki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com