OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Kaltara Usulkan Rp 65 Miliar untuk Alkes RS Pratama

- Apahabar.com     Senin, 1 April 2019 - 15:36 WITA

Kaltara Usulkan Rp 65 Miliar untuk Alkes RS Pratama

Peralatan medis canggih mengalami kenaikan permintaan di era JKN. Foto-Shutterstock

apahabar.com, TANJUNGSELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan kesehatan di daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan Terluar (DTPK). Tak terkecuali yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara).

Salah satunya melalui pembangunan sarana rumah sakit. Dengan dukungan dana dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Bantuan Keuangan provinsi dan juga APBD Kabupaten, sejak 2013 dibangun Rumah Sakit (RS) Pratama di beberapa daerah perbatasan.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, pembangunan rumah sakit pratama di Kaltara dimulai sejak 2013, bahkan perencanaannya sudah dilakukan sejak kabupaten/Kota di Kaltara masih di bawah Provinsi Kaltim.

Keempat RS Pratama yang dibangun, antara lain di Krayan, RS Pratama Sebuku, RS Long Ampung dan RS Pratama Sebatik.

“Pembangunan RS Pratama ini atas dukungan penuh pemerintah pusat, termasuk ada yang bersumber dana dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim,” kata Irianto dikutip apahabar.com dari laman resmi, Senin (1/4).

Baca Juga: Jemput Bola ke Kawasan Terluar, Kaltara Andalkan SiPelandukilat

Diakuinya, dari empat RS pratama tersebut, belum semuanya telah dioperasikan maksimal. Sebagai salah satu kendalanya, karena belum dilengkapi alat kesehatan (Alkes), dan juga belum adanya Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai tenaga kesehatannya.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah memfasilitasi untuk mengusulkan pengadaan Alkes dan juga Tenaga Kesehatannya.

Pada 2019 ini, Pemprov mengusulkan untuk pengadaan Alkes ke pusat dengan total anggaran sekitar Rp 65 miliar.

“Usulan disampaikan ke pusat melalui kementerian terkait. Di antaranya, kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dengan total kebutuhan anggaran sebesar Rp 65 miliar,” ungkap Gubernur.

Sesuai laporan dari Dinkes Kaltara, usulan tersebut untuk memenuhi fasilitas Alkes di 3 RS pratama. Yaitu RS Pratama Krayan, Sebuku dan Long Ampung. Sedangkan RS pratama yang berada di Sebatik, sudah memiliki Alkes dan tinggal menunggu pengoperasiannya saja.

Untuk mem-follow-up usulan tersebut, Gubernur meminta kepada dinas terkaitnya, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk terus melakukan komunikasi dengan pusat. Dengan harapan, agar rencana usulan alkes ini mendapatkan persetujuan dari kementerian terkait.

Baca Juga: Persoalan Listrik di Kaltara Jadi Atensi Khusus

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Korsel Bakal Hibahkan Rp 8,5 Miliar, China Lirik Investasi di Kaltara
apahabar.com

Kaltara

Persoalan Listrik di Kaltara Jadi Atensi Khusus
apahabar.com

Kaltara

Kapal Tol Laut Kaltara Segera Dilengkapi Kontainer Pendingin
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Targetkan Rehab Ribuan Rumah Tahun Ini
apahabar.com

Kaltara

Waspada Bencana, Kaltara Mulai Siapkan Logistik
apahabar.com

Kaltara

Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat ke Warga Kaltara: Boleh “Disekolahkan”
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Gagas Forum Komunikasi Siaga Bencana
apahabar.com

Kaltara

BPS: Jumlah Desa Tertinggal Sisa 6.518
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com