Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Kasus Mutilasi Mayat dalam Koper; Ponsel Korban Dimatikan 3 Jam Sebelum Mayat Ditemukan

- Apahabar.com     Minggu, 7 April 2019 - 13:19 WITA

Kasus Mutilasi Mayat dalam Koper; Ponsel Korban Dimatikan 3 Jam Sebelum Mayat Ditemukan

Budi Hartanto, korban mutilasi di Kediri. Foto-instagram

apahabar.com, SURABAYA – Penyelidikan kasus mutilasi mayat dalam koper terus berlanjut. Kali ini polisi menyampaikan, handphone milik korban dimatikan 3 jam sebelum mayatnya ditemukan.

Dari keterangan para saksi, Budi Hartanto diketahui tidak merespon percakapan di Grup WhatsApp dancer miliknya pada Selasa (2/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Jasadnya kemudian ditemukan tanpa kepala dalam koper sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban

“Ponsel korban terakhir aktif pukul 04.00 WIB, mayat korban ditemukan Rabu (3/4) lalu,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera seperti dilansir detikcom, Minggu (7/4/2019).

Barung melanjutkan, berdasarkan penyelidikan, ponsel milik korban diketahui di suatu tempat di wilayah Kediri, dan masih digunakan seseorang.

“Orientasi perburuan pelaku terbesar ada di kota Kediri. Karena ponsel HP korban diketahui mati pertama kali di Kota Kediri pada pukul 04.00 dini hari,” ujarnya.

Hingga hari ini, polisi sudah meminta keterangan pada 18 orang terkait kasus tersebut. 2di antaranya orang luar dan 16 lainnya berstatus sebagai saksi. Dari 16 saksi tersebut, 10 di antaranya merupakan warga Kediri. Sisanya, warga Blitar.

Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Kediri oleh tim gabungan Polresta Blitar, Kediri, dan Polda jatim. Tim tersebut langsung dipimpin

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela.

Baca Juga: Sandiaga Kibarkan Bendera NU di Kampanye, TKN:  Blunder

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kecelakaan Maut di Cipali, Pelajar dan Kepsek Tewas
apahabar.com

Nasional

Dua Tewas dari Kecelakaan Bus Kramat Jati Jakarta-Surabaya
apahabar.com

Nasional

Panglima TNI Akan Berkantor di Papua Sampai Kondisi Aman
PPATK

Nasional

PPATK Angkat Bicara soal Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun
Vaksin

Nasional

Jokowi: Indonesia Punya 75,9 Juta Dosis Vaksin Cukup untuk 37,5 Juta Orang
apahabar.com

Nasional

Ketua KPU Jelaskan Kendala Rekapitulasi Penghitungan Suara Luar Negeri
Vaksinasi

Nasional

Simak Tahapan Vaksinasi Covid dari Januari 2021 – Maret 2022
apahabar.com

Nasional

Tracing Anies dan Ariza, Dinkes DKI Jakarta: 24 Orang Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com