Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Kata Pengamat Jika Sandiaga Jadi Wagub Kembali

- Apahabar.com Sabtu, 20 April 2019 - 14:59 WIB

Kata Pengamat Jika Sandiaga Jadi Wagub Kembali

Sandiaga Uno cek kesehatan dengan dokter Kartariadi Gandadinata dari RS Awal Bros. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Pengamat politik Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut tidak ada aturan yang dilanggar cawapres Sandiaga Uno jika kembali menduduki jabatan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sebelumnya, Sandiaga mendampingi Anies Baswedan terpilih sebagai pasangan yang memimpin pemerintahan ibu kota negara tersebut.

Menurut Adi, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/04/2019) mengacu pada Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang berhak mengusulkan Sandiaga sebagai wakil gubernur kembali adalah partai pengusung pasangan Anies dan Sandiaga. Yakni, PKS dan Gerindra.

“Sandiaga bisa jadi pendamping Anies kalau diusung PKS dan Gerindra, tidak ada pelanggaran yang dilanggar. Tergantung PKS dan Gerindra-nya nanti mau mengusung Sandi lagi jadi wakil gubernur,” ujar Adi di Jakarta, Sabtu.

Lebih jauh Adi menilai, secara politik, PKS dan Gerindra bisa menarik nama-nama yang diusulkan terdahulu sebagai wakil gubernur dan mengusulkan nama baru.

Nama baru tersebut termasuk Sandiaga Uno jika ingin kembali jadi Wagub DKI, sebelum pengusulan nama wagub mendapat respon dari DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga: Kata Pakar Soal Ekspresi Sandiaga Uno Ketika Konpers

Baca Juga: Viral, Isu Diusir Prabowo, Sandiaga Uno Angkat Bicara

Selain itu, peluang Sandiaga untuk kembali ke kursi nomor dua DKI Jakarta masih terbuka cukup lebar.

Namun, kemungkinan tersebut tergantung oleh pilihan Sandiaga sendiri untuk “turun kasta” dalam gengsi berpolitik.

“Minimal jadi wakilnya Prabowo itu mau naik kelas, ingin menegaskan dirinya bukan di Jakarta saja, tapi di level nasional. Ini masalah gengsi politik saja,” ujar Adi.

Selain itu, Adi menilai kembalinya Sandiaga ke Jakarta berpotensi mengubah pandangan publik, yang akan menganggap era politiknya sudah selesai sampai di level politisi daerah.

“Saya kira perjalanannya sejauh ini sudah betul, mencitrakan diri sebagai politisi nasional, memposisikan diri dan citranya sudah mantap. Dan publik berharap Sandi tidak selesai hanya karena kalah sebagai cawapres karena dia politisi muda yang pintar,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemilu 2019, Hasil di TPS Sandiaga Uno Mengejutkan

Baca Juga: Seperti Jokowi, Prabowo Ajak Pendukungnya Jaga Persaudaraan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

PAN Sarankan Pendiri Partai “Kangen-kangenan” Bersama Amien Rais
apahabar.com

Politik

Timses Prabowo Sebut Ada Kesepakatan untuk Tak Ungkit Masa Lalu di Debat

Politik

Rekap KPU Rampung, ZR Resmi Menang Pilkada Tanah Bumbu
apahabar.com

Politik

Suara Terbanyak, Ketua DPRD Balangan dalam Genggaman Golkar
apahabar.com

Politik

Deklarasi 10 Ribu Pengusaha untuk Jokowi-Ma’ruf
apahabar.com

Politik

Kampanye Pada Masa Tenang Pemilu Terancam 4 Tahun Penjara dan Denda Rp48 Juta
apahabar.com

Politik

Pilkada Tanbu, Golkar Belum Tentukan Arah Politik
apahabar.com

Politik

H Rusli-Guru Fadhlan; Optimis Raih Dukungan Paman Birin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com