Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya Cobain Bikin Video Berkualitas Film dengan Galaxy Note20 Series Maladministrasi, Pemkot Banjarmasin Diminta Setop Tertibkan Reklame Sepihak BREAKING NEWS: BNN Benarkan Tangkap Oknum DPRD Tala Saat Pesta Sabu

Kedua Kubu Capres Kawal TPS, Bawaslu Kalsel: Hindari Politik Identitas

- Apahabar.com Selasa, 9 April 2019 - 09:52 WIB

Kedua Kubu Capres Kawal TPS, Bawaslu Kalsel: Hindari Politik Identitas

Ilustrasi. Foto-Kanal Kalimantan

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) angkat bicara terkait adanya upaya pengawalan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kalsel dari PW GP Ansor Kalsel dan Badan Kemenangan Daerah (BKD) Prabowo-Sandi di Kalsel.

“Alangkah baiknya pengawasan partisipatif masyarakat saat pemungutan suara dapat dilakukan tanpa harus memunculkan politik identitas,” ucap Komisioner Bawaslu Kalsel, Aris kepada apahabar.com, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga: Jokowi Sepakat Saran SBY, Kampanye Harus Tonjolkan Kebinekaan

Menurut Aris, semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam pengawasan pelaksanaan pemilu khususnya tahapan pungut hitung, justru dinilai memiliki nilai positif dalam proses pengawalan demokrasi. Sehingga terwujud pemilu yang tidak diwarnai kecurangan seperti money politic.

Hanya saja, kata Ari, Bawaslu Kalsel mengimbau, jangan sampai keterlibatan beberapa elemen dalam mengawal pungut hitung nantinya dapat mengakibatkan tercederainya asas pemilu langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil.
“Bahkan, sampai memantik perselisihan yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan saat pungut hitung,” tegasnya.

Selain itu, sambung dia, jika ada dugaan pelanggaran pemilu, maka sebaiknya hindari perbuatan persekusi. Dengan cara sampaikan dugaan pelanggaran tersebut ke petugas di TPS, khususnya pengawas TPS dari Bawaslu maupun Panwaslu yang tersebar di seluruh TPS se-Kalsel.

Ia pun  mengimbau agae bersama-sama menjaga agar proses pemungutan dan penghitungan suara yang merupakan puncak hajatan demokrasi bangsa Indonesia dalam menentukan pemimpin, baik ekskutif maupun legislatif bisa berjalan kondusif, aman, damai, terhindar dari segala macam kecurangan.

Terkait tujuan pengawalan yang dilakukan elemen masyarakat, pihaknya meminta agar berprasangka baik. Menurutnya, berbagai elemen tersebut hanya ingin membantu penyelenggara dan memastikan pelaksanaan pungut hitung tidak diwarnai kecurangan.

Bahkan, tambah dia, dalam sebuah pasal di Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disebutkan bahwa salah satu tugas Bawaslu adalah mendorong pengawasan partisipatif.

Artinya, selama tujuan gerakan elemen masyarakat dalam rangka penyelamatan pemilu dalam hal pungut hitung dari segala bentuk kejahatan atau kecurangan pemilu, maka pihaknya justru bersyukur munculnya kepedulian tersebut.

“Kami siap menindaklanjuti segala bentuk laporan atau penyampaian informasi dari kawan-kawan yang aktif melakukan pengawasan partisipatif,” tutupnya.

Baca Juga: Ikut Kawal TPS, BKD Prabowo-Sandi Kalsel Pastikan Tak Ada Gesekan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Transit Merkurius Usai, Siap-Siap Mengamati Gerhana Matahari Cincin

Nasional

Izin Investasi ke BKPM, Hipmi Yakin Bahlil Belum Bisa Tidur Nyenyak
apahabar.com

Nasional

Update Corona di Indonesia: 893 Positif, 78 Meninggal dan 35 Sembuh
apahabar.com

Nasional

PBNU Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Harus Dihukum Berat
apahabar.com

Nasional

Soal Korupsi PT Asabri, Pangeran Khairul Saleh Cium Permainan Oknum OJK
apahabar.com

Nasional

Kasus Ibu Kandung Bunuh Anak Saat Belajar Online, Ada Tekanan Psikologis PJJ
apahabar.com

Nasional

Polisi Lompat dari Jalan Layang Medan Diduga Mau Bunuh Diri
apahabar.com

Nasional

Penting Mana, Hindari Covid-19 atau Tarawih Berjemaah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com