Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Lagi, Pejuang Demokrasi di Banjarmasin Embuskan Napas Terakhir

- Apahabar.com Senin, 29 April 2019 - 11:33 WIB

Lagi, Pejuang Demokrasi di Banjarmasin Embuskan Napas Terakhir

Sempat Mengeluh Sakit sebelum Meninggal Dunia

apahabar.com, BANJARMASIN – Bertambah lagi pejuang demokrasi di Banjarmasin yang mengembuskan napas terakhir.

Sublian Noor, anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Banjarmasin, Senin (29/4) subuh.

Sublian mengalami kelelahan usai melakukan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05, Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara.

“Dia bekerja satu hari penuh dari pukul 08.00, 17 April, hingga selesai perhitungan suara siang pada 18 April. Ya terbilang 2 hari 1 malam jadi faktor kelelahan,” ujar anggota PPK Banjarmasin Utara, Yunar Siswanto kepada apahabar.com, pagi tadi.

Sublian, kata Yunar, sempat mengeluh sakit di saluran pernapasan. Korban yang sehari-hari sebagai buruh lepas itu drop selama tiga hari sehingga hanya bisa berdiam diri di rumah.

“Dia sempat mengeluh kesakitan hingga hanya berada di dalam rumah selama 3 hari,” terangnya.

Kemudian setelah dinyatakan sakit parah. Sublian dilarikan langsung ke Rumah Sakit Islam Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan pada kemarin malam (28/4).

Rupanya, Sublkian tak kuat menahan sakit. Hingga mengembuskan napas terakhirnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pada subuh dini hari.

“Korban meninggal di IGD Rumah Sakit Islam Banjarmasin sekitar subuh dini hari. Setelah dirawat sejak kemarin malam di sana,” ungkapnya.

Berusia 48 tahun, Sublian meninggalkan seorang istri. Serta dua orang anak yang saat ini duduk di bangku perguruan tinggi dan sekolah.

Pantauan apahabar.com, rumah duka di Gang Haur Kuning No 33 RT 07 RW 02, Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara tampak dipenuhi pelayat maupun rekan Sublian. Rencananya jenazah bakal disalatkan di Masjid Jami Banjarmasin pada Zuhur nanti.

apahabar.com

Kerabat Sublian menunjukkan foto mendiang semasa hidup. apahabar.com/Baha

Sublian, petugas KPPS ke-4 yang Gugur

Kabar duka seakan terus menyelimuti pelaksanaan pemilu yang kali pertama dihelat secara serentak oleh KPU pada tahun ini.

Dua hari sebelum kepergian Sublian, ada nama Muhammad Rizaldi. Anggota KPPS di Banjarbaru itu meninggal dunia, pukul 20.00, Sabtu (27/4). Diduga ia juga kelelahan usai bertugas.

Rizaldi merupakan anggota KPPS yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12, Guntung Payung, Landasan Ulin, Banjarbaru. Sebelum meninggal ia sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Kartini.

Sejatinya, tahapan Pemilu Serentak 2019 di Kalsel tengah memasuki real count atau rekapitulasi suara di tingkat kecamatan di 13 kabupaten atau kota.

Sebelum Rizaldi, ada nama Abdul Hadi anggota KPPS TPS 03, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat dan Ahmad anggota KPPS TPS 03 Desa Muning Tengah, Daja Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Praktis, usai pesta demokrasi kali ini, ada empat anggota KPPS di Kalsel yang gugur. Beban pemilu serentak bagi anggota KPPS tidaklah ringan. Mereka harus bekerja keras hingga 24 jam untuk menghitung surat suara.

Honor tak seberapa, nyawa yang jadi taruhan. Saat ini umumnya honor yang mereka terima hanya Rp500 ribu plus uang makan Rp150 ribu. Berstatus sukarelawan, tidak ada asuransi apapun yang melindung mereka.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Saniah Tak Kuasa Menahan Tangis di Hadapan Dandim Martapura, Ini Sebabnya
apahabar.com

Kalsel

Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa China asal Kalsel di Banjarbaru Negatif Corona
apahabar.com

Kalsel

Kenang Jasa Pahlawan di Momentum Hut Bhayangkara ke-74, Kapolda Kalsel Ziarah ke Makam Pahlawan

Kalsel

Ngadu ke DPRD Kalsel, Galian Pasir Perusda Bangun Banua Terganjal RTRW
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Tim SAR Dapat Bisikan Paranormal Terkait Keberadaan Adli !!!
apahabar.com

Kalsel

Direktur GIBS : Tidak Ada Perlakuan Khusus Bagi Anak Pejabat
apahabar.com

Kalsel

DAK Kementerian PUPR Dinilai Seret, Pembangunan Jembatan di Banjarmasin Tak Penuhi Target?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com