Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

Lawan Abrasi, 6 Ribu Bibit Kembali Ditanam Warga Pulau Burung

- Apahabar.com Selasa, 30 April 2019 - 15:40 WIB

Lawan Abrasi, 6 Ribu Bibit Kembali Ditanam Warga Pulau Burung

Proses penanaman bibit mangrove di Desa Pulau Burung, Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Warga Desa Pulau Burung di Kabupaten Tanah Bumbu terus berjuang melawan abrasi.

Setelah pada pertengahan April 2019 kemarin, warga Pulau Burung menanam 7 ribu bibit mangrove, hari ini 6 ribu bibit mangrove kembali ditanam oleh warga yang tergabung di dalam kelompok Maju Bersama.

Seorang anggota kelompok Maju Bersama, Samsu, mengatakan penanaman tersebut melibatkan 20 warga Pulau Burung yang mayoritas adalah ibu-ibu. Penanaman ribuan bibit mangrove dimulai pada Selasa, 30 April 2019.

Baca Juga: Kelurahan Batulicin Wakili Tanah Bumbu di Lomba Tingkat Provinsi

“Penanaman dilakukan di titik-titik yang rentan terkikis karena ombak. Kita mulai pada pagi dan sore hari. Kemungkinan sampai besok,” jelasnya, kepada¬†apahabar.com, Selasa (30/4/2019).

Penanaman ribuan bibit mangrove itu mendapat bantuan melalui dana CSR PT. Maming 69. Perusahaan ini juga yang membantu warga membangun pusat pembibitan Mangrove di Desa Pulau Burung.

apahabar.com

Penanaman ribuan bibit mangrove Selasa, 30 April 2019. Foto-Istimewa

Seperti diketahui, Desa Pulau Burung adalah sebuah wilayah yang secara geografis terpisah dari Pulau Kalimantan. Pulau yang identik dengan wisata buah itu tercatat masuk wilayah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Jika ditempuh menggunakan speed boat dari Kantor Satpol Airud, Kecamatan Simpang Empat, hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai di Desa Pulau Burung. Saat ini juga sudah ada kapal kecil yang bisa digunakan warga, jika ingin pergi ke Pulau Burung. Tarifnya hanya Rp20 ribu pulang pergi.

Ketua kelompok Maju Bersama, Hj. Harmawati, menegaskan masyarakat Desa Pulau Burung akan terus berjuang untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Di samping itu, ia dan warga lainnya memiliki harapan agar usaha pembibitan mangrove makin luas, sehingga tidak perlu mencari bibit ke luar daerah. Dengan cara itu diharapkan pendapatan masyarakat setempat terus meningkat.

Baca Juga: Ada 16 Sekolah Ramah Anak di Tanah Bumbu

Reporter: Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ready Kambo Ikuti Vicon Pengumuman Pemenang Lomba Inovasi Daerah 2020
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ramaikan Ramadan, Al Mahabbah Gelar Festival Vokal Solo Musik Islami
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pengawas Desa dan Kelurahan Dilantik, Miming Boy Minta Koordinasi Diperkuat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sukseskan Pilkada Tanbu, KPU Dapat Dana Hibah Rp 26 Miliar
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Tangguhkan Perjalanan Dinas ke Luar Daerah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bupati dan Wabup Tanbu Serahkan Bantuan untuk Warga Kampung Wellbeing
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tim Gabungan Satgas TNI AL Amankan Ratusan Batang Kayu Log di Satui
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Goyang Reggae Menjadi Penutup Asyik Ramadan Ride 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com