Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah! Hari Terakhir Penutupan KSPN Loksado, Sejumlah Pelancong Disuruh Putar Balik Puluhan Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin 

Mahasiswa Ingatkan KPU dan Bawaslu Jaga Netralitas

- Apahabar.com Selasa, 2 April 2019 - 11:48 WIB

Mahasiswa Ingatkan KPU dan Bawaslu Jaga Netralitas

Mahasiswa menggelar orasi di Kantor Bawaslu Kalsel, mereka meminta Bawaslu dan KPU benar-benar netral dalam Pemilu. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi damai di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel, Selasa (2/4/2019).

Gabungan organisasi mahasiswa ini meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) independen dan netralitas.

“KPU dan Bawaslu harus independen dalam menjalankan tugasnya. Kita cuma aksi damai, tapi sikap kita tegas untuk meminta etos kerja Bawaslu dan netralitas KPU,” ujar Muhammad Ghulam Reza, koordinator aksi dan perwakilan dari Uniska Banjarmasin saat menyampaikan orasi di lokasi aksi.

Mahasiswa juga meminta KPU dan Bawaslu untuk benar-benar mempersiapkan pemilu dengan sebaik-baiknya dan jangan bekerja setengah hati.

Sebab, berdasarkan survei dari hanya 49 persen dari masyarakat yang mengetahui bahwa pemilu diselenggarakan pada tanggal 17 April mendatang.

Baca Juga: Pemilu Masuki Fase Krusial, Bawaslu Perketat Pengawasan

“Banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa Pemilu itu ada lima suara yang perlu dicoblos, sudah sampai mana sosialisasi penyelenggara pemilu,” ujar Ghulam perwakilan mahasiswa.

Ia menerangkan bahwa Pemilu ini memilih pemimpin yang benar-benar mewakili masyarakat bukan terpilih karena berdasarkan politik identitas dan money politic.

Makanya, mahasiswa kembali menuntut Penyelenggara pemilu harus bekerja ekstra keras, agar pemimpin yang terpilih yang mengayomi masyarakat.

Kemudian, menuntut Bawaslu agar menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan Kampanye terselubung dan menyalahi fungsi yang telah ditetapkan.

“Meminta buku penyerahan tuntutan dari Bawaslu Kalsel selambatnya H+3 setelah aksi, dan apabila pernyataan sikap ini tidak terpenuhi maka kami dari BEM SeKalsel tidak mengakui Bawaslu sebagai lembaga independen pengawas pemilu,” tuturnya.

Adapun sebelum puluhan mahasiswa itu melangkahkan kakinya ke kantor Bawaslu Kalsel. Mereka lebih dulu berkumpul di Halaman Guest House dan kampus Universitas Islam Negeri (UIN).

Baca Juga: Sukseskan Pemilu 2019, 3 Pilar Kecamatan Banjarmasin Selatan Gelar Apel Pasukan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kehamilan di Kabupaten Banjar Capai 1020, Dinkes Siapkan Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

CJH Kalsel Tahun Ini Prioritas Berangkat 2021, 11 Ingin Tarik BPIH
Natal

HSS

Lamang Jadi Hidangan Perayaan Natal di GKE Efrata Loksado HSS
apahabar.com

Kalsel

Operasi Zebra Intan 2019 Dimulai, Kecelakaan di Kalsel Masih Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Noormiliyani Kebut Perubahan 19 Desa Tertinggal
apahabar.com

Kalsel

Ajarkan Anak-anak Peduli Korban Tsunami
apahabar.com

Kalsel

Sektor Pariwisata Kalsel Bergerak di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

PDAM Bandarmasih Subsidi Ribuan Paket Sembako Ramadan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com