Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Masa Tenang Kampanye, Kader Nasdem Kalsel Copot Ratusan APK

- Apahabar.com Sabtu, 13 April 2019 - 17:04 WIB

Masa Tenang Kampanye, Kader Nasdem Kalsel Copot Ratusan APK

Seorang kader menunjukkan APK Nasdem yang telah dicopot. Foto-apahabar.com/M.Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki masa tenang kampanye, Bawaslu Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau kepada seluruh peserta pemilu agar sekiranya melepaskan Alat Peraga Kampanye (APK) per 13 April 2019.

Berdasarkan pantauan apahabar.com di lapangan, Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) Daerah Pemilihan 1 Kota Banjarmasin, Fransiscus Xaverius Rudy bersama timnya melepas APK yang terpampang di sekitar Banjarmasin.

Kader dari Partai Nasdem itu tak sendiri, melainkan ditemani oleh Pengurus Garda Pemuda NasDem DPW Kalsel.

Bukan hanya membersihkan APK pribadi, namun, ia bersama tim Bravo 04 juga ikut turun tangan dalam membersihkan APK Caleg Partai NasDem lainnya. Mengingat, Pemilihan Umum (Pemilu) telah memasuki masa tenang sebelum 17 April 2019.

Menurutnya, tindakan tersebut sesuai dengan Instruksi DPP NasDem serta DPW NasDem Kalsel untuk ikut serta menegakkan peraturan pemilu tentang Kampanye dengan Alat Peraga.

Pembersihan APK, kata dia, dilakukan dengan menyisir jalan utama sampai ke komplek perumahan di seputar Banjarmasin. Dimulai dari kawasan Pekauman, Banjar Indah Permai, Beruntung, Bumi Mas, Dharma Praja, Pramuka, Gatot Subroto, Banua Anyar dan Veteran.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau kepada seluruh peserta pemilu agar menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Kami mengimbauan kepada peserta pemilu untuk menurunkan APK yang telah terpasang di seluruh wilayah Kalsel, sebelum memasuki masa tenang pada 14-16 April,” ujar Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah kepada awak media.

Baca Juga: Bawaslu Kalsel Selesaikan 10 Sengketa

Baca Juga: Hari Ini Ribuan WNI di Selandia Baru Nyoblos

Selain APK, Erna juga mengingatkan kepada peserta Pemilu untuk menurunkan bahan kampanye (BK), seperti halnya poster yang telah dipasang di berbagai tempat.

Penurunan APK, kata Erna, telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 287 ayat 5, dimana masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Payung hukum ini juga menyebutkan, kampanye Pemilu dimulai sejak ditetapkannya DCT dan berakhir sampai dimulainya masa tenang.

“Di mana pasal tersebut menyebutkan bahwa Peserta Pemilu yang melakukan kampanye pada masa tenang dapat dikenai sanksi kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000,00,” tuturnya.

Undang Undang itu, sambung dia, menunjukkan agar pada saat masuknya masa tenang tidak ada lagi kegiatan kampanye yang dilakukan oleh Peserta Pemilu. Termasuk, penyampaian visi dan misi sebagai calon wakil rakyat merupakan salah satu dari metode kampanye.

“Peserta Pemilihan Umum dalam hal ini juga dihimbau untuk tidak melakukan kampanye di masa tenang. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar kondisi Pemilihan Umum Tahun 2019 tetap steril dan kondusif,” terangnya.

Baca Juga: Wakil Rakyat Sesalkan Kisruh Napi di Kalsel Terancam Gagal Nyoblos

Baca Juga: Dilarang Berfoto di Bilik Suara

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Hasto Bantah Berselisih dengan Risma Terkait Pilkada Surabaya
PDIP

Politik

PDIP Menang Besar di Pilkada Sulut 2020, Simak Pesan Megawati
apahabar.com

Politik

Akbar Tandjung Optimis Golkar Akan Bangkit di Pemilu Nanti
apahabar.com

Politik

Ditemani Ibu dan Istri ke TPS, Andin Sofyanoor Optimistis Capai Target Suara
sosialisasi 4 pilar kebangsaan

Politik

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, dr. Sulaiman Umar Soroti Persatuan di Tengah Pilkada 2020
apahabar.com

Politik

Pilkada 2020, Golkar Persilakan Kader Maju Independen
apahabar.com

Politik

Dugaan Konten Sara Dinilai Rugikan Ibnu-Ariffin, PDIP Minta Kader dan Simpatisan Tidak Terprovokasi
apahabar.com

Politik

Pesan Syafruddin H Maming untuk Masyarakat Pulau Burung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com