Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Menjelang Pemilu, Harga Gas Melon Hingga Rp35 Ribu

- Apahabar.com Selasa, 9 April 2019 - 17:10 WIB

Menjelang Pemilu, Harga Gas Melon Hingga Rp35 Ribu

Masyarakat kembali menggeluh seiring tingginya harga gas elpiji 3 kg. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang Pemilu 2019 yang tersisa cuma 9 hari, harga elpiji 3 kilogram kembali diributkan masyarakat Banjarmasin.

Persoalannya klise, lantaran melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan yakni, Rp 17,500. Itu terbukti dipasaran harga mencapai Rp33 ribu hingga Rp35 ribub per tabung.

Menurut pengakuan Heni warga Jalan Gatot Subroto Banjarmasin soal harga gas elpiji 3 kg Rp 35 ribu ia bila beli di kios.”Saya beli di kios dengan harga Rp35 ribu. meski mahal kami terpaksa beli,” ucap Heni yang merupakan staf KPU Kalsel ini.

Mengenai soal tersebut, belum ada tindakan serius yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Banjarmasin.

Baca juga :  Ingin Pilkada Serentak 2020 Lancar, Pjs Wali Kota Banjarbaru Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu

Baca Juga: Pasca Longsor di Pumpung, Ini Langkah yang Akan Diambil

Menurut pengakuan Asisten ll bidang ekonomi Pemko Banjarmasin, Doyo Pudjadi, kejadian harga gas tabung melon melambung tinggi itu karena maraknya penjualan di kios-kios yang memainkan harga itu.

Akibatnya, gas di pangkalan cepat kosong. Padahal hanya pangkalan dan agen yang berhak menjual gas tersebut, bukan pada kios atau warung.

“Kios yang membeli dari pangkalan, itu kemudian menjual lagi ke kios lainnya sehingga harga yang sampai ke masyarakat sangat jauh dari harga Het nya. Karena stok dipangkalan sudah diborong oleh pengecer atau kios. Itu masalah yang saya kira harus ditindak secepatnya dengan melakukan pembicaraan kepada agen dan pangkalan,” bebernya.

Baca juga :  Emak-Emak Majelis Taklim Cempaka Sari Dukung Paslon Nomor Urut 02 di Pilwali Banjarmasin

Makanya dalam waktu dekat, Doyo menyatakan akan segera berdiskusi mengajak sekitar 500 pangkalan dan 11 agen yang kemudian membuat MoU tentang menjual gas melon hanya peruntukannya, agar tepat sasaran.

Baca Juga: TKD Pastikan Paman Birin Alih Dukungan ke 02 Hoaks..!!

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Petani di Banjar Gasak Emas Puluhan Gram
apahabar.com

Kalsel

Trend Covid-19 Meningkat, DPRD Banjarbaru: Akibat Kelonggaran Sistem
apahabar.com

Kalsel

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Negara, Pemprov Kalsel Sudah Siapkan Lahan 300.000 Hektar
apahabar.com

Kalsel

Color Run Night South Kalimantan Berhadiah Liburan ke Luar Negeri
apahabar.com

Kalsel

Reses di Banjarmasin Tengah, Dewan Disambut Keluhan Warga
apahabar.com

Kalsel

Gabungan LSM Desak Copot Kepala Dinas ESDM Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Resmi Diujicoba Smart Presensi ASN Batola Terganggu
apahabar.com

Kalsel

Sambangi BBTKLPP Banjarbaru, TMP Kalsel Didistribusikan APD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com