Sentil Politik Uang, Cagub Denny Indrayana Malah Dipolisikan Penetapan Tertunda, KPU Banjarmasin Rugi Puluhan Juta Temuan Mayat Dipocong Karung dan Dikubur di Tabat HST, Dua Anggota Keluarga Diperiksa Bangkitkan Ekonomi Indonesia, Hipmi Hidupkan Ekspor UMKM ke Australia Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin

Miris, Santri Ponpes di Martapura Kepergok ‘Ngelem’

- Apahabar.com Selasa, 2 April 2019 - 09:11 WIB

Miris, Santri Ponpes di Martapura Kepergok ‘Ngelem’

Empat santri salah satu pondok pesantren di Martapura yang tertangkap menghirup aroma inhalen atau ngelem. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Apa yang dilakukan empat remaja di Martapura, Kabupaten Banjar ini sungguh tak patut dicontoh. Bukannya mendalami agama, keempatnya malah mabuk-mabukan menggunakan Lem Fox di tempat umum, Selasa (2/4) dini hari sekira pukul 00.30.

Petugas Satpol PP yang tengah patroli, mengamankan mereka di Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura. Ironisnya, keempat remaja yang didapat tengah ‘Ngelem’ itu, tercatat sebagai santri salah satu pondok pesantren di Martapura.

Keempatnya, yakni SAS, MF, MF, dan MHJ. Lalu mereka dibawa ke Kantor Satpol PP Banjar bersama barang bukti satu keping obat seledryl serta 2 kaleng lem fox.

Keempatnya kemudian diberikan pembinaan dan diminta untuk membuat surat pernyataan yang diketahui orang tua serta pengasuh Ponpes tersebut.

Kepala Satuan Lidik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjar Wahyu menerangkan, penangkapan keempat Santri itu berdasarkan laporan warga sekitar yang resah karena lokasi di tengah taman CBS.

Tidak hanya itu saya, warga khawatir, taman yang terletak di depan kantor Bupati Banjar, Jalan Pangeran Hidayatullah Martapura itu berubah fungsi.

Baca Juga: Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris

“Di tengah taman CBS yang kurang penerangan sering digunakan untuk pesta miras dan mabuk mabukan. Sehingga setelah mendapat laporan warga langsung kami kirim anggota dan mendapati para remaja ini,” kata Wahyu kepada apahabar.com saat dikonfirmasi melalui gawainya.

Wahyu mengimbau kepada seluruh remaja di Kabupaten Banjar, Martapura agar menjaga sikap dan santun dalam bergaul.

Dia minta kepada para orang tua untuk menjaga dan memantau pergaulan anaknya agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan.

“Mereka yang tertangkap kami masukan ke data base untuk dilakukan pembinaan. Kami juga panggil orang tua masing-masing, serta malam ini kami datang ke pondok pesantren Darussalam, tempat keempat remaja itu menuntut ilmu selama ini,” tandasnya.

Ditegaskan Wahyu, pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mengawasi tempat-tempat yang biasa menjadi tongkrongan para remaja, khususnya di wilayah Martapura Kota.

“Kita ingin Martapura benar-benar aman dan nyaman. Kita ingin remaja kota ini kreatif bukan pemuda yang bergaul bebas tanpa aturan dan melakukan tindakan negatif,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengguna Lem Fox Di Banjarmasin Mengkhawatirkan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Modus Isi Tenaga Dalam, Guru Silat di HSU Cabuli Muridnya hingga Hamil
apahabar.com

Hukum

Soal Kabel PJU di Batulicin, Dinas PUPR Sebut Dicuri, Dishub Bilang Tidak
apahabar.com

Hukum

Indikasi Korupsi, Jaksa Periksa 20 Pejabat Barito Timur
apahabar.com

Hukum

Operasi Sikat Intan 2019, Sat Sabhara Polres Balangan Amankan Minuman Keras
apahabar.com

Hukum

Detik-Detik Tertangkapnya Pelaku Perampok Driver Online
Setop Ibu

Hukum

Durhaka! Ditegur Ibu Setop Mabuk, Anak di Banjarmasin Mengamuk
apahabar.com

Hukum

Kentit Duit Dealer, Perempuan di Batulicin Kabur ke Kutim
apahabar.com

Hukum

Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Peredaran Sabu Jumlah Besar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com