BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

MUI Kalsel Menanti Fatwa Haram PUBG Cs

- Apahabar.com Senin, 1 April 2019 - 16:35 WIB

MUI Kalsel Menanti Fatwa Haram PUBG Cs

Ilustrasi. Foto-esportsobserver.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan tengah menanti hasil keputusan MUI pusat terkait fatwa haram bermain game smartphone Playerunknown Battleground’s (PUBG), Fortnite, serta permainan sejenis lainnya.

Apapun hasilnya, menurut Sekretaris MUI Kalsel, Fadli Mansoer, pihaknya siap mensosialisasikannya ke masyarakat.

Namun dirinya tak bisa berbicara banyak, apakah game tersebut telah membawa pengaruh negatif terhadap pemainnya untuk melakukan kekerasan.

“Sementara, masih masuk dalam tahap pengkajian pusat. Polanya begitu, MUI pusat mengkaji, dari pihak provinsi akan mengikutinya dalam bentuk sosialisasi,” ujarnya kepada apahabar.com, Senin (1/4) via seluler.

Saat ini MUI pusat lebih dulu membahas dampak positif dan negatif game PUBG. Untuk melihat kemungkinan perlu atau tidaknya fatwa dari MUI terhadap game tersebut.

Baca Juga: Harsiarnas ke-86 di Kalsel, Don Bosco Salamun : Penyiaran Indonesia Berada di Persimpangan Jalan

Makanya MUI pusat hanya memberi beberapa catatan yang bersifat rekomendasi, sebelum dikeluarkan Ihwal larangan tersebut.

Game PUBG merupakan permainan tembak-tembakan dengan genre battle royale. Di antaranya, ia mengatakan ada catatan untuk game PUBG tersebut antara lain pembatasan usia, konten, waktu, dan dampak yang ditimbulkan.

Di samping itu juga pelarangan beberapa jenis game yang memang secara nyata berkonten pornografi, perjudian, perilaku sosial menyimpang, dan juga konten yang terlarang secara agama dan juga peraturan perundang-undangan.

Awalnya pertimbangan MUI melakukan pengkajian setelah game dianggap memicu aksi terorisme di dua masjid Kota Christchurch, New Zealand yang dilakukan oleh Brenton Tarrant.

Namun, setelah ditelisik lebih jauh, dalam pengakuan Tarrant, ia sama sekali tidak terinspirasi dari PUBG Cs.

Baca Juga: 2020, Tak Ada Lagi Siswa Numpang Ujian Online

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Kemenkumham RI Kekurangan 3000 Tenaga Pembimbing Kemasyarakatan
apahabar.com

Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Dukung Pemekaran Gambut Raya
apahabar.com

Kalsel

Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Covid-19, 30 Warga Tatah Selek Banjarmasin Dapat Sembako
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Wilayah di Tapin ‘Dikepung’ Air

Kalsel

VIDEO: Adu Mulut Petugas Dishub Banjarmasin dan Pengelola Parkir RSUD Ulin
apahabar.com

Kalsel

Rumah Singgah Banjarmasin Sudah Tangani 3 Pencandu Lem Fox
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Sediakan 82 Formasi Penerimaan CPNS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com