Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Nekat, Anggota KPPS Akhiri Nyawa dengan Minum Racun

- Apahabar.com Kamis, 25 April 2019 - 16:36 WIB

Nekat, Anggota KPPS Akhiri Nyawa dengan Minum Racun

Ilustrasi sejumlah warga menggotong jenazah anggota KPPS. Foto-Antara

apahabar.com, BENGKULU – Tak semuanya anggota KPPS di Pemilu 2019 yang meninggal akibat kena musibah. Sebaliknya ada juga yang nekat mengakhiri nyawa dengan minum racun.

Baca Juga: Pilu Pejuang Demokrasi di Kandangan: Tak Sempat Nikmati Uang Honor KPPS

Kepastian itu berdasarkan keterangan Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu. Kepala Polres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/04/2019), memastikan, anggota KPPS Desa Karang Pinang, Kecamatan Sindang Belitu Ulu, atas nama Alhat Supawi (32), Selasa sore (23/04/2019), meninggal akibat bunuh diri.

Kesimpulan itu dia katakan setelah polisi turun ke lapangan. “Yang bersangkutan meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara minum racun. Sudah ada anggota Polsek Padang Ulak Tanding yang turun ke lokasi,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan sejauh ini, kata dia, tidak ada faktor lain yang melatar belakangi kasus meninggalnya korban.

Dia juga menyebutkan tidak ada tanda-tanda akibat kelelahan maupun stres setelah beberapa hari bertugas di TPS.

Kendati demikian dia masih akan menunggu laporan perkembangan pemeriksaan yang dilakukan anggotanya di lapangan.

Selain itu, dia juga mengatakan selama pelaksanaan Pemilu serentak di wilayah itu tidak ada anggota Polri yang jatuh sakit maupun meninggal dunia.

“Alhamdulilah tidak ada anggota kita yang jatuh sakit atau meninggal dunia. Kemudian penyelenggara pemilu mulai dari KPPS, PPK juga tidak ada yang mengalami kasus kekerasan maupun intimidasi,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua KPU Rejang Lebong, Restu S Wibowo, masih menunggu hasil pemeriksaan dari polisi.

Sedangkan untuk laporan penyelenggara Pemilu di daerah itu mulai dari PPS, PPK dan Linmas yang jatuh sakit, dialami delapan orang. Bahkan beberapa orang di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: 3 Kartu ‘Sakti’ Jokowi Masuk APBN 2020

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Jangan Sampai Aparat Hukum Dibajak Para Mafia

Nasional

Pertemuan Wapres–HRS Digagas, Kiai Ma’ruf Menyambut Baik
apahabar.com

Nasional

Cawapres Sandiaga Minta KPU Tak Kejar Tayang Selesaikan Penghitungan Suara
apahabar.com

Nasional

Terkait Papua, Polisi Tetapkan Dandhy Tersangka UU ITE
apahabar.com

Nasional

4 Tahun Dipenjara, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas

Nasional

Viral Video Pengunjuk Rasa Tendang Balik Tabung Gas Air Mata ke Arah Polisi : Best Moments is Real! Most Epic Volley
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Setuju Petugas KPPS Meninggal Mendapat Penghargaan
apahabar.com

Nasional

Mantap..!! Bahasa Banjar, Dayak dan Bakumpai Diusulkan Jadi Bahasa Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com