7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Nisfu Sya’ban Jatuh Malam Esok, Apa Saja Amalannya?

- Apahabar.com Sabtu, 20 April 2019 - 06:15 WIB

Nisfu Sya’ban Jatuh Malam Esok, Apa Saja Amalannya?

Tuan Guru H Ahmad Qomuli. Foto-Alkaromah

apahabar.com, BANJARMASIN – Malam Nisfu Sya’ban atau malam pertengahan Bulan Sya’ban dalam penanggalan hijriyah menjadi malam istimewa bagi umat Islam. Biasanya, umat islam menggelar peribadatan di malam itu. Apa saja amalan yang biasa dikerjakan?

Menurut Tuan Guru H Ahmad Qomuli bin H Abdul Murad, pada malam Nisfu Sya’ban sebagaimana yang sudah rutin dilakukan di masyarakat adalah dimulai dengan shalat magrib berjemaah dilanjutkan dengan membaca yasin sebanyak 3 kali berturut-turut (dengan niat tertentu), shalat hajat, dan shalat tasbih.

Baca Juga: Cara Mudah Meyakini Isra Mikraj, Begini Penjelasan Syekh Mutawalli Asy Sya’rawi

“Urutannya mungkin berbeda-beda,” ujar Guru Qomuli di majelis yang digelar di Masjid Alkaromah Martapura pada Jumat (19/4) malam.

Adapun untuk amalan pribadi pada malam itu, sambung Guru yang berkediaman di Desa Pesayangan Martapura tersebut, adalah membaca istigfar Nabi Yunus AS sebanyak 2375 kali.

apahabar.com

istigfar nabi yunus

“Jangan kurang, jangan lebih. Membacanya dengan fasih. InsyaAllah dipanjangkan umur bertemu lagi dengan malam nisfu sya’ban di tahun kemudian (panjang umur). Itu di antara keutamaannya,” jelas Guru Qomuli.

Malam nisfu sya’ban diterangkan pengajar di Pondok Pesantren Darussalam tersebut sebagai ajang pemanasan sebelum datangnya Ramadhan.

“Di malam nisfu sya’ban, kita memperbanyak ibadah dan menyedikitkan tidur di malam hari. Kemudian bersahur dan berpuasa untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” jelas Guru.

Kesempatan tersebut, sambung Guru, jangan sampai disia-siakan. Beliau mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan kesempatan tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah.

“Mudah-mudahan Allah terima ibadah kita, amin,” pungkas Guru Qomuli.

Baca Juga: Rasulullah Mengutamakan Kelembutan Hati di Atas Kemarahannya

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ceramah

Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi; Adanya Alam Bukti Adanya Tuhan

Ceramah

Mengutamakan Memperbaiki Diri
apahabar.com

Ceramah

Isi Ceramah di Tanbu, Gus Miftah Cerita Deddy Corbuzier Masuk Islam
apahabar.com

Ceramah

Guru Fadhlan; Semua Nikmat Adalah Berkat Rasulullah
apahabar.com

Ceramah

Rasulullah Mengutamakan Kelembutan Hati di Atas Kemarahannya
apahabar.com

Ceramah

Shalat Ied di Rumah, Begini Aturannya
apahabar.com

Ceramah

Sunah Tak Sebatas Tampilan
apahabar.com

Ceramah

Nabi Adam AS Pernah Tertipu dengan Kebohongan Atas Nama Tuhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com