Akhir Februari Seluruh Nakes di Kalteng Sudah Divaksin Covid-19 Puluhan Personel Polda Kalsel Amankan Distribusi Vaksin ke Setiap Daerah Kadinkes Banjarmasin Covid-19, Sekretaris Gantikan Lurah Pemurus BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19 Akhirnya, 2BHD Beber Pelanggaran TSM Pilbup Kotabaru dalam Sidang MK

Ogah Bicara ‘Politik Dagang’ Uni Eropa, Walhi Kalsel Tuntut Aksi Pemerintah Perbaiki Kerusakan Ekologis

- Apahabar.com Kamis, 25 April 2019 - 16:10 WIB

Ogah Bicara ‘Politik Dagang’ Uni Eropa, Walhi Kalsel Tuntut Aksi Pemerintah Perbaiki Kerusakan Ekologis

Ilustrasi limbah kelapa sawit. Foto-inakoran.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Hangatnya pembicaraan soal pemblokiran kelapa sawit oleh Uni Eropa, tak membuat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Selatan (Kalsel) berminat membicarakan masalah itu. Mereka lebih tertarik menyoroti bagaimana pemerintah dan korporasi mengantisipasi kerusakan lingkungan, baik secara ekologis maupun sosial.

“Karena yang selama kita ketahui bahwa sawit merupakan perkebunan monokultur skala besar yang menggusur hak rakyat,” ucap Direktur Ekskutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyo kepada apahabar.com, Rabu (24/4/2019).

Mestinya, kata dia, yang perlu dipikirkan oleh pemerintah dan pengusaha kelapa sawit yakni mencari strategi agar tak mencemari lingkungan dan tak melakukan monopoli harga, sehingga berimbas kepada petani kecil.

Sebagai aktivis lingkungan, lelaki yang disapa Kis ini tak mempermasalahkan sedikit pun politik dagang yang terjadi antara Pemerintah Indonesia dengan Uni Eropa. Namun, mereka memandang lebih ke arah aksi nyata pemerintah dan perusahaan dalam memperbaiki kerusakan lingkungan yang ada.

Baca Juga: Diblokir Uni Eropa, Ekspor Kelapa Sawit ke Wilayah Itu Malah Meningkat

Baca Juga: Uni Eropa Blokir Kelapa Sawit, GAPKI Kalsel: Kasihan Petani Kecil

“Itu yang harus dipikirkan. Masih banyak sungai yang tercemar akibat perkebunan kelapa sawit,” tegas dia.

Sementara itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan pemblokan dan kampanye hitam kelapa sawit oleh Uni Eropa tak berdampak signifikan terhadap volume ekspor minyak sawit di Kalsel.

“Rencana pemblokan dan kampanye hitam Uni Eropa terhadap sawit, sebenarnya tidak terpengaruh langsung terhadap volume ekspor minyak sawit,” ucap Ketua GAPKI Kalsel, Totok Dewanto kepada apahabar.com.

Mengingat ekspor minyak sawit Kalsel, kata dia, sebagian besar ditujukan bukan ke Uni Eropa, melainkan dominan ke negara asia seperti halnya Cina, India, Malaysia dan Jepang.

Namun, sambung dia, akibat pemberitaan yang ada akan menyebabkan harga minyak sawit menjadi tertekan.

“Tampaknya memang itu yang mereka inginkan,” cetusnya.

Tujuannya yakni, negara Uni Eropa bisa membeli minyak sawit dengan harga yang murah. Indikasinya, setiap tahun volume ekspor ke Uni Eropa terus meningkat. Sehingga dampak bagi perusahaan adalah akan berusaha lebih efisien dan menekan biaya produksi.

“Yang kasihan sebenarnya adalah petani sawit kecil. Akibat harga yang terus tertekan, maka pendapatan petani juga turun karena biaya sarana produksi terus naik,” tegasnya.

Apa yang dilakukan oleh Uni Eropa, tegas dia, merupakan bentuk politik dagang agar tetap menguntungkan negara Uni Eropa.

Baca Juga: Jelang Ramadan, TPID Kalsel Rakor Pengendalian Inflasi

Baca Juga: Geger !! Temuan Mayat Mengapung di Bantaran Sungai Martapura

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sambut Musim Hujan, PT Baramega Citra Mandiri Persada Sosialisasikan Rehabilitasi DAS
apahabar.com

Kalsel

KPU Tanbu Sosialisasikan Tata Cara Pencalonan dan Syaratnya
apahabar.com

Kalsel

Denda Tak Pakai Masker di Banjarmasin, Simak Pengecualiannya
apahabar.com

Kalsel

Walhi: Banjir Tanbu Bukan Semata Faktor Cuaca Ekstrem
apahabar.com

Kalsel

Reses Ahmadi Noor Supit, Mencari Solusi Mensejahterakan Masyarakat HSS
apahabar.com

Kalsel

Wow, Penghasilan Bocah Badut Jalanan di Banjarmasin Lampaui Gaji Pegawai
apahabar.com

Kalsel

Hendak Selfie, Remaja Tewas di Air Terjun Kotabaru

Kalsel

Bongkar Perampokan Alfamart, Tim Jatanras dan Opsnal Banjarmasin Barat Diganjar Hadiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com