Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Operasi Ketupat 2019 di Kalsel, Jalur Minim Rambu Jadi Sorotan

- Apahabar.com Kamis, 25 April 2019 - 12:04 WIB

Operasi Ketupat 2019 di Kalsel, Jalur Minim Rambu Jadi Sorotan

Anggota Polres Banjar saat lakukan patroli dan kunjungai tempat Ziarah, Komplek Ar Raudhah Sekumpul Martapura, Senin (24/12) Pagi. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Setiap memasuki bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri Polri rutin menggelar Operasi Ketupat.

Di Kalsel, jalur atau ruas jalan minim rambu lalu lintas jadi sorotan. Selain menjadi biang kerok kemacetan, jalur tanpa rambu berpotensi membuat pengendara celaka.

“Di sinilah peran instansi lain semisal Dinas Perhubungan untuk memasang rambu-rambu lalu lintas di titik tersebut. Atau kalau perlu berikan juga imbauan hati-hati dan info rest area untuk pengendara yang capek dan sebagainya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto kepada apahabar.com di Banjarmasin, Kamis (25/4) pagi.

Terkait Ops Ketupat, Polda Kalsel dalam waktu dekat akan segera menggelar rapat koordinasi dengan beberapa instansi, seperti Dinas Perhubungan, PT. Angkasa Pura 1, GM Pelindo III, juga PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan beberapa stakeholder lainnya. Koordinasi ini penting untuk mengetahui jalur mudik dan lokasi-lokasi yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: Satpol PP Siap Kawal Perda Ramadhan

“Dalam rakor itu nantinya kita juga akan melakukan evaluasi atas berbagai kendala atau kekurangan selama operasi tahun lalu, sehingga pelaksanaan pengamanan tahun ini akan semakin baik, dalam memberikan pengamanan, pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Operasi Ketupat akan digelar serentak mulai akhir Mei hingga pertengahan Juni mendatang.

“Biasanya berlangsung selama 18 hari,” kata Muji.

Selain itu, titik-titik yang akan menjadi perhatian dalam operasi tersebut seperti di jalur mudik, rumah ibadah dan tempat-tempat keramaian dan pusat perbelanjaan.

“Orang yang mudik dan orang yang berbelanja, orang yang berekreasi dan orang yang sedang beribadah. Itu titik yang nantinya akan kita berikan pengamanan semua,” terangnya.

Baca Juga: Berkah Pedagang Kurma Jelang Ramadhan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pj Gubernur Kalsel

Kalsel

Empat Fokus Pj Gubernur Kalsel Safrizal, dari Banjir hingga MK
apahabar.com

Kalsel

Good Job! BPN Batola Lampaui Target di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Aksi Anti Omnibus Law Berlanjut, Buruh di Kalsel Rencanakan Gelar Unjuk Rasa Pada 10 November
apahabar.com

Kalsel

Disabilitas di Batola Didorong Punya Keterampilan
apahabar.com

Kalsel

Bongkar Isu Pungli di Disdukcapil, Wakil Rakyat Kotabaru Nyamar Jadi Gembel
apahabar.com

Kalsel

Jabat Direktur Operasional Bank Kalsel, Fatrya Putra Lirik Perkembangan Teknologi
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penipuan, Bupati Balangan Bantah Pertemuan 23 April
Penganiayaan ABG

Banjarmasin

Usai Viral Penganiayaan ABG, Dewan Soroti Pengelola Hotel di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com