BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Parpol Enggan Serahkan Data Saksi, Bawaslu Tetap Laksanakan Pelatihan

- Apahabar.com Minggu, 7 April 2019 - 14:35 WIB

Parpol Enggan Serahkan Data Saksi, Bawaslu Tetap Laksanakan Pelatihan

Panwascam Banjarmasin Timur laksnakan pelatihan kepada saksi dari enam parpol yang telah menyerahkan data saksi. Foto – apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) setempat, melaksanakan pelatihan kepada saksi-saksi untuk di tempat pemungutan suara (TPS). Para saksi ini berasal dari setiap partai politik kontestan Pemilu 2019.

Diatur dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 mengenai pemilu, maka  penyelenggara pemilu seperti Bawaslu memiliki kewajiban melatih saksi parpol guna menjalankan amanat UU tersebut.

Pelatihan saksi sendiri bertujuan agar setiap saksi memiliki pengetahuan dan pemahaman akan mekanisme aturan dan tata cara saat pencoblosan maupun saat penghitungan suara.

Terlebih lagi agar setiap saksi mengetahui tugasnya sebagai saksi, sehingga diharapkan pada hari pencoblosan mendatang tidak menjadi kendala di lapangan.

Jadwal pelatihan saksi terhitung selama tiga hari sejak 7 April sampai dengan 10 April 2019. Adapun pelatihan dilakukan Panwascam setiap kecamatan dengan membagi saksi dari parpol.

Menurut Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar, ini merupakan amanah UU, sehingga sudah menjadi tugas Bawaslu dalam melatih saksi.

Baca Juga: Bawaslu Selidiki Dugaan Pelanggaran Sandi di Balikpapan

“Terlepas dari ada atau tidaknya saksi yang dikirim parpol, kita tetap melaksanakan kegiatan yang sudah terjadwal ini,” sebutnya, Minggu (7/4) saat dihubungi Wartawan Apahabar.com.

Diketahui dari 15 parpol peserta pemilu, hanya ada enam parpol yang sudah menyerahkan data saksi. Sehingga Bawaslu hanya akan melatih saksi dari keenam parpol bersangkutan.

Bawaslu sendiri sudah menyurati dan memberikan tenggang waktu kepada setiap parpol agar menyerahkan data saksi, namun disayangkan banyak parpol enggan menyerahkan laporan data saksi.

“Harapan kita semoga pelatihan ini dapat menambah kapasitas saksi parpol dalam menjalankan tugasnya,” harap Yasar.

Baca Juga: Mahasiswa Ingatkan KPU dan Bawaslu Jaga Netralitas

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BPTD Temukan 43 Bus Angkutan Mudik Tak Layak Operasi

Kalsel

Sebut Polisi Monyet, Pemuda di Banjarmasin Tak Berkutik Saat Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Sediakan Waktu, Kapolda Kalsel Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel
apahabar.com

Kalsel

KPU Tala Bekali PPK Bimtek Coklik Data Pemilih
apahabar.com

Kalsel

Imbauan RSUD Ulin: Sinar Matahari dan Tidur Cukup
apahabar.com

Kalsel

6 Momen Menarik Konser Pasha Ungu di Banjarmasin, Diikuti ke Kamar Hotel hingga Berbahasa Banjar
apahabar.com

Kalsel

Uji Vaksin Covid-19, Pemprov Kalsel Akan Prioritaskan Nakes
apahabar.com

Kalsel

PT Batulicin Enam Sembilan dan Yayasan Haji Maming Distribusikan 5.5 Ton Beras untuk Korban Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com