BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

PBB Kritik Penerapan Hukum Syariah di Brunei

- Apahabar.com Kamis, 4 April 2019 - 09:40 WIB

PBB Kritik Penerapan Hukum Syariah di Brunei

New York, USA: United State Headquarters with the members flags erected on the poles.

apahabar.com, NEW YORK – PBB mengkritik Brunei dalam memberlakukan penerapan hukum syari’ah. Mereka beranggapan hal ini melanggar hak asasi manusia.

“Brunei “melanggar hak asasi manusia” melalui penerapan hukum Syari’ah Islam yang akan meloloskan hukum mati dengan cara orang dirajam untuk kasus perzinaan dan homoseksual,” kata PBB seperti dikutip Antara, Kamis (04/04/2019).

Brunei, bekas protektorat Inggris yang mayoritas warganya Muslim dengan sekitar 400.000 orang, pada Rabu (03/04/2019) mulai menerapkan hukum Syari’ah. Kasus sodomi, perzinaan dan pemerkosaan akan diganjar hukuman mati — termasuk rajam. Sedangkan untuk kasus pencurian akan dipotong tangan.

“Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres percaya bahwa hak asasi manusia ditegakkan dalam kaitannya dengan setiap orang di manapun tanpa diskriminasi apapun,” ujar juru bicara PBB Stephane Dujarric.

“Undang-undang yang setujui jelas melanggar prinsip-prinsip yang diekspresikan,” katanya.

Baca Juga: Brunei Darussalam Resmi Terapkan Hukuman Rajam Mati dan Amputasi

“Selama orang menghadapi kriminalisasi, bias dan kekerasan yang berdasarkan pada orientasi seks, identitas gender atau karakteristik seks mereka, kami harus menggandakan upaya untuk menghentikan pelanggaran-pelanggaran tersebut.”

“Setiap orang berhak untuk hidup bebas dan memiliki hak dan martabat yang setara,” kata Dujarric.

Brunei mempertahankan haknya untuk menerapkan hukum Islam, yang unsur-unsurnya pertama kali diadopsi pada 2014. Sejak itulah hukum tersebut diterapakan secara bertahap.

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah merupakan raja paling lama berkuasa kedua di dunia sekaligus Perdana Menteri negara yang kaya akan minyak tersebut. Pemimpin berusia 72 tahun itu juga masuk deretan orang terkaya di dunia.

Aktor peraih Oscar, George Clooney, menyeru agar memboikot sejumlah hotel mewah milik Perusahaan Investasi Brunei, seperti Beverly Hills Hotel, Dorchester di London dan Plaza Athenee di Paris.

PBB pada Selasa mengeritik keputusan Brunei untuk menerapkan hukum Islam dan memintanya agar mengesahkan dan menerapkan Konvensi PBB tentang Melawan Penyiksaan.

Baca Juga: Kejari Nagan Raya Hukum Cambuk Pemerkosa Anak

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Ketahuan Selingkuh, WAGs Timnas Turki Ini Sewa Pembunuh Bayaran Rp 17M Demi Habisi Nyawa Suami
apahabar.com

Internasional

Pelaku Penembakan Keji di Masjid Selandia Baru Terancam Hukuman Seumur Hidup
apahabar.com

Internasional

Lawan China, Biden: AS dan Sekutu Perlu Tetapkan Aturan Perdagangan
apahabar.com

Internasional

Dipukul Pandemi, Jutaan Orang di AS Kehilangan Pekerjaan Permanen
apahabar.com

Internasional

Terinfeksi Covid-19, Presiden AS Donald Trump Karantina Mandiri
apahabar.com

Internasional

Bom Meledak di Masjid Kabul Saat Salat Jumat, Nyawa Imam Tak Sempat Diselamatkan
apahabar.com

Internasional

Sempat Turun, Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Naik
apahabar.com

Internasional

WHO: Dampak Covid-19 Akan Terasa hingga Puluhan Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com