Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pembebasan Lahan Jembatan Sungai Lulut Bakal Segera Dilakukan

- Apahabar.com Rabu, 10 April 2019 - 15:58 WIB

Pembebasan Lahan Jembatan Sungai Lulut Bakal Segera Dilakukan

Jembatan Sungai Lulut Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin mendapatkan lampu hijau terhadap pembebasan lahan tiga jembatan Jalan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.

Proyek itu mencuat usai terbitnya dokumen perencanaan pembebasan lahan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.

“Iya dokumen perencanaan pembebasan lahan sudah kami terima dari Dinas PUPR Kalsel. Jadi besok kami akan rapat menentukan bangunan mana saja yang akan dibebaskan,” terang Kepala Disperkim Banjarmasin, Ahmad Fanani, Rabu (10/4/2019).

Baca Juga: Turun Langsung ke Masyarakat, Bukti Ririe Miliki Jiwa Empati yang Tinggi

Pembebasan lahan, kata Fanani tujuannya untuk memperbaiki insfratruktur ketiga jembatan dengan total anggaran sebanyak Rp30 miliar dari APBD 2018.

Bangunan sekitar tiga jembatan itu berada di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

“Pembebasan lahan untuk tiga jembatan itu ada Rp30 miliar. Tapi kita tidak tau nominal satu bangunan rumah dianggarkan berapa. Sebab menunggu hasil terjun ke lapangan,” ujarnya.

Terkait proses lelang yang telah dilakukan Dinas PUPR, kata Fanani hal tersebut tak masalah, asalkan tidak menyalahi aturan.

Aturan dalam hal ini, apabila pembebasan lahannya dinyatakan selesai oleh Pemkot Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Maka, selanjutnya bakal melangkah ke tahap berikutnya. Yakni pekerjaan untuk memperbaiki infrastruktur oleh pemenang hasil lelang yang dilakukan Pemerintah Pronvinsi Kalsel.

“Tidak ada masalah, namun saat pengerjaan pembebasan lahannya belum selesai. Jadi siapapun pemenangan lelang ini, maka kerjaannya insfratruktur dilanjutkan setelahnya,” ucapnya.

Diketahui, kawasan tersebut saat pagi dan sore hari sering macet. Warga banyak mengeluh sudah sejak lama. Mengingat kawasan tersebut merupakan tempat perkembangan penduduk.

Baca Juga: Samsat Ditutup, Ombudsman Kalsel: Ini Hanya Miskomunikasi

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terduga Pembakar Rumah Hakim dan Panitera PN Banjarmasin Terekam CCTV
apahabar.com

Kalsel

Usai Shalat Istisqa, Anggota Polres Banjar Terjun Padamkan Api
apahabar.com

Kalsel

Hari Jadi ke-69 Tahun, Imperialisme Modern Masih ‘Hantui’ Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Perbup Terbit, Warga Tabalong Tanpa Masker Bakal Ditindak
apahabar.com

Kalsel

Efek Jutaan Ikan Mati di Marabahan, Pedagang Makanan Kena Protes
apahabar.com

Kalsel

Menarik Pariwisata, Kades Harus Berinovasi
apahabar.com

Kalsel

Bupati Tabalong Saksikan Acara Banaik Langsat ke atas Pohon Berusia 50 Tahun di Desa Tanta
apahabar.com

Kalsel

Belasan Jurnalis Banjarbaru Di-Rapid Test, 3 Reaktif !
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com