Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Pemilu Selesai, Pengamat: Pasar Beri Respon Positif

- Apahabar.com Rabu, 17 April 2019 - 06:15 WIB

Pemilu Selesai, Pengamat: Pasar Beri Respon Positif

Capres-cawapres 01, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pelaksananaan Pemilu 2019 telah selesai. Seperti apa respon pasar menanggapinya?

Pengamat ekonomi Fithra Faisal Hastiadi, seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/04/2019) malam, menilai untuk jangka pendek, pasar merespon positif.

Baca Juga: Hitung Cepat LSI Denny Ja, PSI Cs Berguguran

Menurutnya ini jadi euforia umum yang terjadi. “Saya rasa dari setiap Pilpres, pasti akan ada euforia. Jangankan di Indonesia yang market (pasar)-nya sudah cukup nyaman, lihat saja di AS saat Trump terpilih, tetap saja pasar meresponnya dengan cukup positif,” katanya.

Ekonom Universitas Indonesia itu mengingatkan euforia yang terjadi bersifat jangka pendek karena terjadi di sisi investasi portfolio.

“Untuk yang sifatnya jangka panjang, tentu mereka (investor) masih harus menunggu lagi,” katanya.

Fithra memprediksi investor masih akan menunggu kepastian untuk merealisasikan investasi langsung setelah pengumuman kabinet yang baru.

Baca Juga: TKD: Keunggulan Jokowi-Amin di Jateng Spektakuler

“Sikap ‘wait and see’ investor mungkin akan sampai pengumuman kabinet baru karena menunggu keputusan sektoral menteri-menterinya,” katanya.

Sebelumnya, Bahana TCW Investment Management menilai hasil hitung cepat Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 yang menunjukkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul sementara dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan direspons positif pelaku pasar modal.

Namun, bukan berarti jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang unggul dalam hitung cepat akan berpengaruh negatif bagi pasar saham. Sebab investor akan meraba-raba lagi arah kebijakan ekonomi pasangan tersebut.

Baca Juga: KPU: Quick Count Hanya Referensi Perhitungan Suara

“Hasil ‘quick count’ itu menambah momentum positif bagi investor di pasar modal,” ujar Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonom Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pengusaha Sambut Baik Rencana Omnibus Law
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Anjlok, Rupiah Ikut Melemah
apahabar.com

Ekbis

YLK Kalsel: Jangan Angsul Konsumen dengan Permen!
apahabar.com

Ekbis

Akademisi ULM Pertanyakan Keberhasilan Pemkot Banjarmasin Cetak 2.500 Pengusaha Baru
apahabar.com

Ekbis

Tambahan Gula Datang, Stok Pangan Kalsel Masih Aman
apahabar.com

Ekbis

Intip Strategi BI Bawa Rupiah Lebih Kuat dari Rp 14.500/US$
apahabar.com

Ekbis

Genjot Investasi, Pertamina Targetkan Pengeboran 411 Sumur
apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com