Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Terus Digeber

- Apahabar.com     Senin, 29 April 2019 - 15:40 WITA

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Terus Digeber

Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ditargetkan selesai Oktober nanti. PT AP 1 menargetkan November 2019 bandara terbesar di Kalsel ini dapat dioperasikan penuh. Foto-Satker Pempro Syamsudin Noor for apahabar.com.

apahabar.com, BANJARBARU – Progres Pengembangan Bandara Syamsudin terus digeber. Satuan Kerja Proyek Pengembangan Bandara, bekerja siang dan malam. Merampungkan target pembangunan Bandara terbesar di Kalsel ini.

Sampai dengan akhir April 2019 ini, hujan menjadi salah satu pengadang utama pengerjaan proyek.

“Hujan memang menjadi kendala, jika hujan tiba untuk pekerjaan pengecoran di paket I terpaksa harus berhenti,” jelas Manajer Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Dadang Dian Hendiana kepada apahabar.com, Senin (29/4) siang.

Dadang memastikan, pihaknya bakal habis-habisan untuk menyelesaikan paket tahap I.

“Kami kerjakan sampai subuh hari sekitar pukul jam 03.00. Pengerjaan juga kami bagi tiga shift,” ungkapnya lagi.

Secara keseluruhan proyek berjalan dengan baik. Bahkan, progresnya hingga akhir April 2019 ini telah melampaui target. Realisasinya sudah mencapai 61,023 persen.

“Rinciannya, untuk pengerjaan proyek paket I yang meliputi pembangunan terminal dan fasilitas penunjang. Progresnya sudah 50,070 persen, dari target 40,55 persen,” ujarnya.

Sedangkan, untuk Proyek paket II melingkupi pembangunan infrastruktur, bangunan penunjang dan perluasan apron. Progresnya mencapai 77,12 persen.

“Melihat target awal 71,72 persen,” jelasnya.

Dadang optimistis proyek selesai Oktober nanti. Sehingga target dapat beroperasi di November 2019 nanti, dapat terealisasi.

“Teman-teman teknik dan kontraktor terus berupaya menyelesaikan proyek ini, agar selesai tepat waktu. Iya kami tetap optimis, November nanti bandara bisa beroperasi,” tegasnya.

Perlu diketahui, jika proyek pembangunan pengembangan ini nanti rampung. Luas Bandara Syamsudin Noor, bakal bertambah menjadi empat kali lipat. Terminal yang saat ini hanya berkapasitas 1,3 juta penumpang, menjadi 7 juta penumpang.

Sedangkan untuk luas apron, yang saat ini hanya mampu menampung delapan pesawat. Nantinya bakal bertambah luas dan mampu menampung hingga 16 pesawat.

Upayakan Segera Berstatus Internasional

Seiring proyek pengembangan dilakukan, PT AP 1 terus mengupayakan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dapat beralih status. Dari sebelumnya berstatus Regional, menjadi internasional.

“Iya mudahan cepat datang surat persetujuan dari Kementerian Perhubungan RI. Begitu datang surat persetujuan itu, Bandara Syamsudin Noor langsung berganti status menjadi Bandara Internasional,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty kepada Apahabar.com, belum lama ini.

Communication dan Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra menambahkan, pengajuan perubahan status bandara ini sebenarnya sudah lama diajukan. Yakni, sejak 23 November 2017 lalu. Disertakan dengan surat rekomendasi dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

“Kami sudah memenuhi semua syarat untuk pergantian status menjadi Bandara Internasional. Mulai dari Custom Immigration Quarantine Unit (CIQ), sampai space personal penumpang yang lebih luas, mencapai 9 meter sudah terpenuhi,” ungkapnya.

Bandara Syamsudin Noor selama ini menjadi tulang punggung transportasi udara masyarakat yang ingin berpergian.

Sedikitnya sudah ada enam maskapai penerbangan beroperasi di bandara yang berlokasi di Banjarbaru itu. Mulai dari Garuda, Lion Air, Batik Air Sriwijaya Air, Citilink dan Nam Air.

Dengan belasan rute penerbangan. Mulai dari Jakarta, Jogja, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Palangkaraya, Bandung, Solo, Sampit, Batulicin, Kotabaru, Malang sampai dengan Lombok.

Selain regional, penerbangan internasional untuk haji dan umroh, dari Banjarmasin ke Jeddah, Saudi Arabia juga sudah terlayani.

Bahkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan maskapai Air Asia, untuk membuka rute penerbangan ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca Juga: Pemilu 2019, Penumpang Pesawat via Bandara Syamsudin Noor Turun

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Walhi Gamang Soal Rencana Pemindahan Ibukota ke Kalsel
Matangkan Persiapan HPN 2020, Panitia Pusat dan Daerah Bersinergi

Kalsel

Matangkan Persiapan HPN 2020, Panitia Pusat dan Daerah Bersinergi  
pdip kalsel

Kalsel

Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian
Hambur Duit

Kalsel

Pro-Kontra Aksi Hambur Duit di HST, Begini Tanggapan Panitia Langgar Al-Mukhlisin
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Paket Sembako Dibagikan ke Warga Bantaran Sungai Barito

Kalsel

Ujian Semester Hari Ini: Puluhan Siswa di Banjarmasin Masih Daring, Ini Alasannya

Kalsel

Waspada! Banjir Masih Hantui Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pria di Banjar Ditikam Pencandu Lem hingga Mandi Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com