Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Pejuang Demokrasi Berguguran, Abdul Hadi Embuskan Napas Terakhir di RSUD Ulin

- Apahabar.com Kamis, 25 April 2019 - 18:56 WIB

Pejuang Demokrasi Berguguran, Abdul Hadi Embuskan Napas Terakhir di RSUD Ulin

Anggota KPPS menunjukkan surat suara kepada para saksi saat dilakukan perhitungan lanjutan di TPS bersebelahan dengan Pos TNI AL Pusong di Desa Pusong Baru, Lhokseumawe, Aceh, Kamis, 18 April 2019. ANTARA/Rahmad

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu persatu nyawa petugas penyelenggara pemilu berguguran. Di RSUD Ulin Banjarmasin Kamis (25/4) pukul 01.40 Wita, Abdul Hadi mengembuskan napas terakhirnya.

Abdul merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat.

Kondisi ini menambah deretan panjang petugas KPPS yang meninggal di Kalsel Sebelum Hadi, ada Ahmad anggota KPPS TPS 03 Desa Muning Tengah, Daja Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS). Ada pula petugas pula KPPS yang mengalami kecelakaan di Pengaron, Banjar.

Menurut Ketua RT 03, Komplek Yuka, Basirih Hamdani, warganya itu mengaku kelelahan sesuai bekerja di hari pencoblosan dan penghitungan surat suara hingga memasuki dini hari Kamis (18/4).

Baca Juga: RSUD Tanbu Segera Miliki Ruang Rawat Inap Senilai Rp13 Miliar

Almarhum pula Ketua BPK Al Mukhlisun meninggalkan istri dan dua anak laki laki yang masih berstatus sekolah.

“Hari H pencoblosan, almarhum kerja enggak sampai full. Dia kerja dari pagi hingga pukul 04.30 dini hari Kamis lalu,” kata Hamdani saat ditemui apahabar.com di rumahnya.

Kondisi Abdul kian memburuk usai pemilu, dia dilarikan ke Rumah Sakit TPT pada pagi hari, kemarin, Rabu (24/4).

Berdasarkan keterangan dokter, Abdul didiagnosa tak hanya kelelahan pasca pemilu, sehingga harus dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.

“Selain kelelahan saat urusan pemilu, Abdul ada darah tinggi makanya Rumah Sakit TPT tidak bisa karena keterbatasan peralatan medis makanya dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar Aditya.

Usai dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin, nyawa Abdul tak terolong. Jenazahnya dikebumikan di dekat rumah duka sesudah sholat Zuhur.

Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengungkapkan bahwa kedua anggota KPPS itu semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT.

Namun selain kedua jenazah itu ada petugas pula KPPS yang mengalami kecelakaan di Pengaron, Banjar.

Baca Juga: Minim Pendapatan, Dishub Tapin Ambil Alih Pengelolaan Parkir di RSUD Datu Sanggul

“Korban bernama Marwi yang bertugas di TPS 011. Sekarang sedang dirawat di Puskesmas Pengaron,” katanya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Akibat Banjir Besar, 46 Warga Gowa Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Update Hasil Situng KPU per 22 April 10.45 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara
apahabar.com

Nasional

Polres Sintang Amankan Ribuan Batang Kayu Durian
apahabar.com

Nasional

Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 2.897, Kini Sudah 406.945
apahabar.com

Nasional

Pertemuan Tokoh Papua dengan Presiden Jokowi Dapat Berikan Solusi
apahabar.com

Nasional

Pansel KPK Tanggapi Pernyataan KPK Soal Rekam Jejak Calon Pimpinan
apahabar.com

Nasional

Tuah Guru Sekumpul, Lion Air dan Garuda Kecipratan Cuan!
apahabar.com

Nasional

Seruan New Normal, Simak Lima Arahan Presiden Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com