Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Sandiaga: Penegak Hukum Harus Bertindak Kasus di Malaysia

- Apahabar.com Jumat, 12 April 2019 - 11:36 WIB

Sandiaga: Penegak Hukum Harus Bertindak Kasus di Malaysia

Sandiaga mengunjungi Rumah Kerja Sandiaga di kawasan Pipa Reja, Palembang, Jumat (12/4).Foto - Antara

apahabar.com, PALEMBANG – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan kasus surat suara sudah dicoblos di Malaysia telah mencederai demokrasi Indonesia sehingga meminta aparat penegak hukum segera bertindak karena Pemilu akan berlangsung 17 April 2019.

“Sangat disayangkan dan kami memberikan catatan tersendiri, dan ini mencederai demokrasi kita, tentunya mempersilahkan para aparat segera bertindak,” kata Sandiaga yang dijumpai di Rumah Kerja Sandiaga kawasan Pipa Reja Palembang, seperti dilansir Antara, Jumat (12/3/2019).

Baca Juga: Kaltim Jadi Percontohan Penurunan Emisi Deforestasi dan Degradasi Hutan

Sandiaga menyesalkan kejadian tersebut yang terjadi justru menjelang pencoblosan Pilpres 2019. Dalam video yang sudah viral di media sosial sejak Kamis (11/4) terlihat terjadi penggerebekan di suatu lokasi di Malaysia yang memperlihatkan surat suara sudah dicoblos. Selain itu terdapat puluhan kantong hitam berukuran besar berisi surat suara di lokasi tersebut.

Sandi yang mengatakan telah melihat video itu menilai surat suara itu bukan tercoblos tapi sengaja dicoblos oleh pihak yang hingga kini belum dijelaskan oleh penegak hukum.

Menurutnya, adanya video ini justru membangkitkan rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

Baca Juga: Pendukung Jokowi dan Prabowo Nikah, Tunjukkan Beda Pilihan Hal Biasa

“Ayo sama-sama, kita punya 3-4 hari. Kita tuntaskan dan kita hukum seadil-adilnya. Harus dipastikan hukum ditegakkan seadil-adilnya,” kata dia.

Sandiaga mengharapkan penegakan hukum berlangsung adil yakni tidak hanya tajam saja ke oposisi tapi tumpul ke penguasa.

Penanganan kasus hukum ini harus cepat atau jangan sampai berlarut-larut karena Pilpres tinggal hitungan hari.

“Jika tidak, masyarakat tidak memiliki rasa percaya terhadap penyelenggaraan Pemilu dampaknya akan sangat negatif bagi proses demokrasi,” ujar Sandiaga.

Baca Juga: Lihat Survei Pilpres Cyrus Network

Sandiaga yang merupakan pasangan nomor urut 02 bersama calon presiden Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kampanye terbuka di Palembang pada Jumat (12/4).

Setelah mengunjungi Rumah Kerja Sandiaga, ia menunjuk titik kumpul kampanye nasional bersama kalangan millenial di Sultan Convention Center dengan dihadiri artis Nissa Sabyan.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Skenario New Normal di Jakarta, Jabar, Sumbar dan Gorontalo
Red Notice

Nasional

Red Notice Djoko Tjandra Eks Kadiv Humas Mabes Polri: Sudah Ada Tambahan
apahabar.com

Nasional

Remdesivir Siap Edar, Tetap Diuji Klinis pada Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Presiden akan Resmikan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar di Lampung
apahabar.com

Nasional

Kapolri: Terduga Teroris di Sibolga Berafiliasi ISIS
Covid-19

Nasional

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di RI Tembus 39 Ribu
apahabar.com

Nasional

Kematian Covid-19 Hampir Tembus 100 Ribu, Warga AS Malah Liburan di Pantai
apahabar.com

Nasional

Wapres: Tidak Ada Perbedaan Pernyataan BMKG dan BNPB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com