MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Target BEKRAF, 50% Pelaku Kreatif Daftarkan Kekayaan Intelektual

- Apahabar.com Rabu, 24 April 2019 - 07:15 WIB

Target BEKRAF, 50% Pelaku Kreatif Daftarkan Kekayaan Intelektual

Pelaku ekonomi kreatif melakukan konsultasi tentang hak kekayaan intelektual Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) di FX Mall Sudirman, Selasa (23/4/2019). Foto-Antara.

apahabar.com, JAKARTA – Sejauh ini tingkat pelaku usaha kreatif yang mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HKI) dirasa masih rendah.

Namun, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) optimis akhir tahun ini hingga tahun depan, target 50 persen dari 8,2 juta unit usaha ekonomi kreatif nasional tercapai.

“Dari tahun 2016 itu 11 persen, mudah-mudahan di akhir 2019 atau 2020 ini bisa sampai 50 persen,” kata Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi BEKRAF Ari Juliano Gema, dikutip dari Antara, Selasa (23/04/2019).

Ari menilai, HKI merupakan inti dari industri ekonomi kreatif, sehingga mendaftar HKI adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Menurut Ari, pelaku ekonomi kreatif yang mendaftar HKI masih sangat sedikit disebabkan oleh beberapa faktor, yang paling utama adalah kurangnya pemahaman.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Harga 1 Kg Bawang Capai Rp40.000

“Dari awal kurang sekali pemahaman tentang HKI tersebut sehingga kesadaran untuk melindungi tidak ada,” ungkap Ari.

Selain itu, proses pendaftaran juga menjadi faktor lain yang membuat banyak pelaku ekonomi kreatif belum tertarik untuk mendaftar HKI.

“Masalah pendaftaran, prosesnya, dalam artian kendalanya kalau tidak mahal ya prosesnya rumit,” tambah Ari.

Untuk menangani hal tersebut, Ari menyebut pihaknya sudah menjalankan program fasilitasi sertifikasi HKI di 80 kota dan kabupaten. Dengan harapan bisa membantu meningkatkan para pendaftar.

Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-19 pada 26 April 2019, BEKRAF melakukan sosialisasi tentang HKI melalui gelaran acara lari santai.

Baca Juga: Pengiriman Barang Jalur Laut Jelang Ramadhan Melonjak

Tahun ini, Indonesia mengambil tema “Bangga Pakai yang Original” untuk Hari Kekayaan Intelektual Sedunia sebagai salah satu kampanye mempromosikan HKI dan melawan pembajakan.

“Kerugian (dari pembajakan) dipastikan banyak. Misalnya untuk di film saja dalam satu tahun kita bisa rugi Rp1,4 triliun, kalau musik bisa mengklaim sampai Rp7 triliun,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Bangkit, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Ubah Syarat Layanan, Segera Perbaharui Pengaturan
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Rilis Ponsel Pertama Snapdragon 855 dan RAM 12GB Januari Mendatang
Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Ekbis

Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Update H-6 Lebaran, Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

2 Tambang Batu Bara RI Masuk 10 Besar Dunia, Salah Satunya di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Tiga Program BI Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
apahabar.com

Ekbis

Darurat Covid-19, Fave Hotel Banjarmasin Berikan Penawaran Menarik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com