Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan

Terhalang Kayu, Tim SAR Evakuasi Korban Keempat Longsor di Pumpung

- Apahabar.com Selasa, 9 April 2019 - 00:41 WIB

Terhalang Kayu, Tim SAR Evakuasi Korban Keempat Longsor di Pumpung

Puluhan warga Cempaka bersama BPBD dan Kepolisian melakukan evakuasi di titik longsor, Senin (8/4) siang. Satu belum ditemukan akibat tertimbun tanah. apahabar.com/Zay

apahabar.com, BANJARBARU – Korban keempat dari kelima korban yang tertimbun longsor ditemukan di lubang galian pendulangan Intan, Desa Pumpung, Cempaka, Banjarbaru, sekitar pukul 21.53 Wita, Senin (8/4). Korban bernama Juman ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.

“Sehingga tinggal satu pendulang lagi belum ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Banjarmasin Mujiono dikonfirmasi apahabar.com. Sebelum Juman, tim SAR menemukan korban ketiga bernama Oval sekitar pukul 21.35.

Baca Juga: BREAKING NEWS..!! Korban Ketiga Longsor di Pumpung Akhirnya Dievakuasi

Satu korban, kata Mujiono, yang tertimbun sejak 14.15 masih dalam proses evakuasi sementara lokasinya sudah berhasil diketahui.

Menurutnya, proses evakuasi korban terakhir berjalan cukup alot karena mulut lubang tertutup kayu.

“Satu orang lagi yang masih dalam proses evakuasi karena terhalang kayu di dalam lubang pendulangan,” ungkapnya.

Pantauan lapangan, kesulitan lain adalah kondisi tanah yang menjadi liat sehingga harus disemprot agar mencair kemudian disedot lagi untuk menemukan tubuh korban di sekitar lubang tersebut.

“Tim penyelamat dibantu warga dan personel lainnya yang berjumlah puluhan orang bekerja ekstra keras karena kondisi tanah yang menjadi liat itu. Semuanya masih bekerja mencari korban,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru Surianor Ahmad.

Adapun, sejauh ini proses pencarian terhadap para korban berlangsung hingga malam hari. Pencarian melibatkan personel Basarnas Banjarmasin dibantu masyarakat, anggota TNI/Polri dan anggota BPBD.

“Kemungkinan sampai jam dua paling cepat, selanjutnya bisa sampai esok. Tapi semoga malam ini korban terakhir berhasil kami evakuasi,” jelas Surianor.

Sebelumnya, Kelima pendulang tertimbun longsor di kawasan pendulangan intan semi tradisional itu. Evakuasi tim SAR berlarut hingga malam hari.

Longsornya lubang pendulangan intan di kawasan itu, diduga terjadi karena kondisi tanah bercampur pasir dan kerikil basah akibat hujan yang turun sejak pagi tadi. Saat hujan, proses pendulangan tetap berjalan.

Diduga, saat kelompok pendulang yang berjumlah tujuh orang berada di dalam lubang, material tanah bagian atas longsor dan menutup mulut lubang pendulangan sehingga orang di dalamnya terkubur. Adapun kedua pendulang yang selamat berada di atas saat longsor menutup mulut lubang. Mereka atas nama Ardi dan Ipul.

Baca Juga: Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Kalsel Melonjak Tajam.!

Reporter: Zepy Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Beredar Hoaks Covid-19 di Marabahan, Satu Warga Baru Tiba dari Filipina
apahabar.com

Kalsel

Didukung Cipayung Plus, Imam Mantap Maju sebagai Ketua DPD KNPI Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

RS Mini Beroperasi Selama Haul Abah Guru Sekumpul, Tengok Lokasinya!
apahabar.com

Kalsel

Menilik Harta Kekayaan Empat Kandidat di Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Kalsel

Pasien Karantina Covid-19 Meningkat, Pemprov Kalsel Siapkan 2 Gedung Tambahan
apahabar.com

Kalsel

Pesawat Lebih Besar, Kloter Haji Kalsel Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Kerahkan Anggota di Setiap Mako, Polres Batola Terus Bersiaga
apahabar.com

Kalsel

Indocement Tarjun Kotabaru Gelar Program Desa Vokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com