Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas

Tiga dari Papua, Seleksi Pemain Peseban Mulai Mengerucut

- Apahabar.com Selasa, 30 April 2019 - 20:59 WIB

Tiga dari Papua, Seleksi Pemain Peseban Mulai Mengerucut

Pelatih Peseban Banjarmasin, M Noor (dua dari kiri) memberikan pengarahan kepada pemain seleksi di Lapangan Merah Kayu Tangi Banjarmasin.Foto-apahabar.com/Ahc10/

apahabar.com, BANJARMASIN – Peseban Banjarmasin tengah menyusun kerangka tim menghadapi kompetisi sepakbola Liga 3 2019.

Pada hari ketiga seleksi yang dilakukan sang arsitek, M Noor di Lapangan Merah Kayu Tangi, Banjarmasin, Selasa (30/04/2019), dari sejumlah nama peserta mulai mengerucut.

Jika pada seleksi sebelumnya, M Noor telah mengantongi 50 nama. Maka kini hanya 35 pemain yang masuk hitungan.

M Noor terus berusaha menimbang pemain mana yang berhak masuk. Pertimbangan itu didasari oleh skill dan fisik pemain.

“Di hari ke tiga kita pantau terus perkembangan pemain. Mana yang layak bergabung dengan Peseban Banjarmasin,” kata M Noor kepada apahabar.com.

Disinggung soal 35 nama itu, M Noor hanya menyebut posisi gelandang yang paling banyak terisi.

“Posisi gelandang yang banyak. Tetapi tidak menuntup kemungkinan posisi mereka kita atur, dan cocok untuk mengisi posisi yang kosong,” terangnya.

Pada seleksi kali ini, M Noor mengaku tak mengalami kesulitan menentukan pemain. “Kemarin ada 50 pemain yang masuk daftar. Sekarang sudah 35 pemain. Rabu (01/05/2019) kemungkinan besar akan terus berkurang. Karena yang kita butuhkan ada 25 pemain,” sebut M Noor.

Dari 35 pemain itu, ada berasal dari Tanah Laut. Di samping itu, juga ada yang berasal dari Papua sebanyak 3 orang.

Masing-masing Narius Sama (stoper), Uzia Saman (gelandang tengah) dan Agus Undagi (striker).

“Kita terbuka untuk siapa saja yang mengikuti seleksi di Peseban. Tapi yang kita utamakan pemain putera daerah. Namun, jika pemain berasal dari luar Kalimantan bisa bersaing, kenapa tidak kita pertimbangkan dan kita ambil dalam bagian Peseban Banjarmasin,” papar M Noor.

Disinggung soal kemampuan putra daerah, M Noor mengaku khawatir.

“Saya sangat prihatin dalam perkembangan bibit-bibit muda putera daerah. Kenapa semakin tahun semakin berkurang,” sesalnya.

Ia pun berharap peran serta pemerintah atau instansi terkait dalam memajukan persepakbolaan di Kalimantan khususnya di Banjarmasin.

“Ya seperti fasilitas dan sering mengadakan turnamen antar usia. Karena dari situ lah kita bisa melihat bakat-bakat anak muda di Kalimantan khususnya di Banjarmasin,” pungkas M Noor.

Baca Juga: Barito Putera U16 Sarangkan 2 Gol ke Gawang Arema FC U16

Baca Juga: Barcelona, Diktator Lapangan Hijau La Liga yang Ganas!

Reporter: Ahc10
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Tanpa Gavin, Djanur: Barito Harus Waspadai Tiga Pemain Asing PSIS Besok
apahabar.com

Sport

Opsi LIB Terkait Liga 1 dan 2 2020, Ganti Musim
apahabar.com

Sport

Gol Cepat Buyarkan Konsentrasi Laskar Antasari Muda
apahabar.com

Sport

Sang Ibu Angkat Bicara Soal Persaingan Rossi dengan Marquez
apahabar.com

Sport

Sejam Usai Telan Kekalahan, Pellegrini Dipecat West Ham
apahabar.com

Sport

Martapura FC Ingin Tantang Barito Putera, Frans Tunggu Jawaban Jacksen

Sport

Juara Kelas F3, Seperti Ini Salah Satu Medan di Lewati H Rihan
apahabar.com

Sport

Tak Berkutik, Chelsea Takluk dari Everton
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com