Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Update Situng KPU 17.30 WIB: Sementara Selisih Jokowi dan Parabowo 8.2 Juta Suara

- Apahabar.com     Sabtu, 27 April 2019 - 17:57 WITA

Update Situng KPU 17.30 WIB: Sementara Selisih Jokowi dan Parabowo 8.2 Juta Suara

Ilustrasi. Foto-okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – Perolehan suara calon presiden Joko Widodo mempunyai selisih 8.291.297 suara dari perolehan suara Prabowo Subianto berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum atau Situng KPU pada Sabtu (27/4/2019) sore pukul 17.30 WIB.

Catatan suara untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah 36.649.807 atau 56,38%, sedangkan untuk pasangan Prabowo-Sandi adalah 28.358.510 suara atau 43,62% dari total suara yang sudah di-input ke dalam sistem.

Jokowi-Ma’ruf unggul di 21 provinsi dan luar negeri, sementara Prabowo-Sandi unggul di 13 provinsi.

Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah tercatat adalah sebanyak 346.091 TPS atau 42,55% dari dari total 813.350 TPS di dalam dan luar negeri.

apahabar.com
apahabar.com

Situng bisa diakses secara bebas melalui laman pemilu2019.kpu.go.id. Penghitungan suara di laman ini terus dimutakhirkan secara berkala.

Data yang dimasukkan ke Situng adalah data formulir C1 atau hasil penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.

Penghitungan suara pada Situng yang seringkali disebut dengan real count KPU itu merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut memantau proses pasca pemilu.

Walaupun demikian, data pada Situng tidak akan menjadi hasil resmi perolehan suara akhir. Penetapan rekapitulasi suara akhir tetap dilakukan berdasarkan penghitungan manual berjenjang dari kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, kemudian nasional.

Penghitungan manual di tingkat nasional sesuai jadwal semestinya telah dilakukan pada Kamis (25/4/2019), namun KPU menyatakan belum bisa memulai karena masih menunggu rekapitulasi dari provinsi.

Baca Juga: Badan Pengawas Pemilu Tunggu Laporan Pembakaran Surat Suara di Papua

Baca Juga: Penyebab Jumlah Penerbangan Saat Pemilu Turun

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani

Nasional

Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Jokowi Tak Lagi Pakai Baju Adat
apahabar.com

Nasional

Ops SAR Pulang Pisau, Korban Mobil Kecebur ke Sungai Belum Ditemukan
Vaksinasi

Nasional

Simak Tahapan Vaksinasi Covid dari Januari 2021 – Maret 2022
apahabar.com

Nasional

Golkar Gelar Pleno Jelang Munas
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Hotel Menempel dengan Masjid Nabawi
apahabar.com

Nasional

Debat Final Caketum Hipmi, Mardani H Maming Siap Maksimalkan Revolusi Industri 4.0
apahabar.com

Nasional

BNPB: Korban Banjir di Jabodetabek Bertambah Jadi 53 Jiwa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com