Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Nasional

Rabu, 15 Mei 2019 - 19:15 WIB

8 Kepala Daerah Kumpul di Bogor, Bahas Apa?

rifad - Apahabar.com

Delapan kepala daerah dan tokoh muda Agus Harimurti Yudhoyono berdiskusi di Bogor. Foto – Antara/Feru Lantara

Delapan kepala daerah dan tokoh muda Agus Harimurti Yudhoyono berdiskusi di Bogor. Foto – Antara/Feru Lantara

apahabar.com, BOGOR – Delapan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia berkumpul di Museum Kepresidenan Balai Kirti, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (15/5/2019) sore. Apa gerangan yang dibahas?

Kedelapan kepala daerah itu hadir untuk mengikuti acara silaturahmi dari Bogor untuk Indonesia. Selain delapan kepala daerah, hadir juga Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono.

“Bahwa kekuatan-kekuatan dari segenap komponen bangsa perlu bersatu membangun kebersamaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dikutip dari Antara.

Tokoh muda dari berbagai latar belakang ini, hadir untuk bersilaturahmi dan berdiskusi tentang kondisi kekinian bangsa.

Kegiatan ini lahir dari pemikiran dan konsern Bima Arya sebagai wali kota dan tokoh muda yang melihat kondisi kekinian bangsa.

Baca juga :  Studi Sosial: 98,2 Persen Responden Setuju Karantina Wilayah

Delapan kepala daerah, yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkifliemansyah. Ada juga Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sebagai tuan rumah.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sebelumnya siap menyatakan kehadirannya, namun hingga acara berlangsung tidak hadir dalam acara tersebut.

Sedangkan Direktur Yenny Foundation Yenny Wahid menurut panitia hingga berita ini ditulis masih dalam perjalanan.

Baca Juga: Kalsel Waspada ‘People Power’, Kapolda: Masyarakat Sudah Pintar, Tak Terpengaruh

Baca Juga: Dua Solusi Wapres JK untuk Perbaiki Pemilu Indonesia

Para kepala daerah ini menggunakan baju putih dan celana hitam kecuali Ganjar Pranowo yang menggunakan pakaian adat Jawa dan memakai blangkon.

Baca juga :  Ganjar Pranowo Bantu Warga Transmigran Jateng di Kalteng

Dikutip dari Detikcom, banyak hal yang akan dibahas di pertemuan yang digelar dalam suasana pertemanan ini. Namun, meski suasana santai, ada hal besar yang ingin dibangun dari pertemuan ini.

“Tujuan besarnya adalah kita ingin membangun komunikasi menguatkan kebersamaan,” kata Bima Arya.

Apakah pertemuan ini terkait dengan dukungan tokoh-tokoh muda itu ke Jokowi?

“Saya kira nggak ada dukung-mendukung ke situ. Kita punya tanggung jawab untuk menjaga kebersamaan ini seperti apa bangsa ini ke depan kan tidak berhenti di Pemilu,” pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Wagub Hadi Semobil dengan Jokowi, Apa yang Dibicarakan?

Baca Juga: KPK Terima Banyak Laporan Dugaan Korupsi Pemilihan Rektor

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ikuti Perjuangan Idham Chalid, Ramli Mantap Menuju Kursi Ketum PB PMII Pusat
apahabar.com

Nasional

Palestina Peringatkan Israel Tak Ubah Status Quo Masjid Al-Aqsha
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tinjau Pesantren Terdampak Banjir di Lebak
apahabar.com

Nasional

Pelanggaran HAM Berat Belum Ditindaklanjuti Jaksa Agung
apahabar.com

Nasional

Anggap Bawaslu Banjarbaru ”Tebang Pilih”, TKD Jokowi – Ma’ruf Amin Lapor ke Bawaslu Kalsel
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden ADB, Ini yang Dibahas
Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Nasional

Dinkes Sebut Dua ABK di Kotabaru Negatif Corona
apahabar.com

Nasional

Persiapan UN Kalsel Capai 90 Persen