Breaking News! Bangunan Pasar Lima Ambruk, 4 Orang Sempat Terjebak Pengemudi Ojol Lebih Memilih Pakai Motor Konvensional Dibanding Motor Listrik, Terungkap Alasannya Samsung Galaxy A23 5G Dirilis, Spesifikasinya Dirancang untuk Generasi Milenial Di Tengah Krisis Pangan, Jokowi Sentil Kecilnya Porsi Startup Agrikultur Hacker Bjorka Beraksi di Sultra, Kalsel Siaga

Alasan Bawaslu Setop Kasus Politik Uang Tamliha

- Apahabar.com     Rabu, 15 Mei 2019 - 14:37 WITA

Alasan Bawaslu Setop Kasus Politik Uang Tamliha

Ilustrasi. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel resmi menyetop kasus politik uang yang menyeret Syaiful Tamliha (ST).

Berdasarkan pemeriksaan enam saksi, tak satupun membenarkan atau melihat politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu melancarkan money politics

“Mereka (Saksi) tak bisa menjabarkan yang memberikan uang tersebut adalah terlapor ST,” ujar Komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie, kepada apahabar.com, Rabu (15/5).

Dari enam saksi tersebut, empat saksi berasal dari pihak pelapor. Sedangkan dua saksi lain dari Bawaslu.

“Dua orang saksi itu kami jemput langsung dari Kabupaten HST,” jelas Azhar.

Praktis, Bawaslu menyatakan kasus yang bermula dari aduan Nasrullah AR terhadap sesama kader PPP itu tak dapat dilanjutkan. Karena unsur yang belum terpenuhi, yaitu, buki dan informasi yang kuat.

“Dari kajian kami, laporan dihentikan karena tidak termasuk unsur tindak pidana pemilu sebagaimana diatur dalam pasal 523 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” terang Aldo, sapaan akrabnya.

Sebelumnya berdasarkan surat nomor 002/LP/PL/Provinsi/22.00/IV/2019, Nasrullah menuding caleg DPR RI yang dipastikan lolos ke Senayan itu melancarkan serangan fajar di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel 1. Dapil tersebut juga merupakan dapil Nasrullah mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

Selama 14 hari mengkaji, Bawaslu tak cuma menghentikan. Kata Aldo, kasus yang menjerat ST ini tak dapat lagi ditelusuri karena tidak ada sama sekali petunjuk ke arah subjek atau pelanggar.

Lantas apa kata Nasrullah soal penghentian kasus tersebut?

Caleg DPR RI itu mengaku takkan tinggal diam.

“Kita bisa saja menempuh jalur lain, memasukkan perkara ini ke Polda Kalsel baik pidana umum atau tindak pidana korupsi. Untuk pidana umum, kepolisian bisa melakukan pengusutan,” ujarnya, dihubungi apahabar.com, malam tadi.

Baca Juga: Bawaslu Setop Money Politics, Nasrullah Minta Tamliha Bertobat

Baca Juga: Nasrullah AR Tunjukkan Bukti Money Politics Tamliha

Baca Juga: Dilaporkan Money Politics, Tamliha Tetap Tenang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Terungkap, Motif Pembunuhan 17 Agustus di Cempaka Banjarbaru
KS2 Tabalong

Tak Berkategori

Meski Hujan Deras, KS2 Tabalong Mampu Hadirkan Warga untuk Divaksin Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Hari ini Lahan HPS di Jejangkit Muara Mulai Dikelola (Lagi)
apahabar.com

Tak Berkategori

Peringatan Hantaru 2020, Ratusan Sertifikat Tanah Diserahkan Kepada Warga HSS
apahabar.com

Tak Berkategori

Hadir di Banjarmasin, The Palace National Jeweler Tawarkan Perhiasan Terlengkap
Denise Chariesta

Tak Berkategori

Foto Hot Tersebar, Denise Chariesta Kirim Pesan Menohok
apahabar.com

Tak Berkategori

Kaltim Jajaki Kerja Sama 4 Sektor dengan Belgia
apahabar.com

Tak Berkategori

Ratusan Mahasiswa STAI Darul Ulum Kandangan Diwisuda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com