UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Alasan Bawaslu Setop Kasus Politik Uang Tamliha

- Apahabar.com Rabu, 15 Mei 2019 - 14:37 WIB

Alasan Bawaslu Setop Kasus Politik Uang Tamliha

Ilustrasi. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel resmi menyetop kasus politik uang yang menyeret Syaiful Tamliha (ST).

Berdasarkan pemeriksaan enam saksi, tak satupun membenarkan atau melihat politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu melancarkan money politics

“Mereka (Saksi) tak bisa menjabarkan yang memberikan uang tersebut adalah terlapor ST,” ujar Komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie, kepada apahabar.com, Rabu (15/5).

Dari enam saksi tersebut, empat saksi berasal dari pihak pelapor. Sedangkan dua saksi lain dari Bawaslu.

“Dua orang saksi itu kami jemput langsung dari Kabupaten HST,” jelas Azhar.

Praktis, Bawaslu menyatakan kasus yang bermula dari aduan Nasrullah AR terhadap sesama kader PPP itu tak dapat dilanjutkan. Karena unsur yang belum terpenuhi, yaitu, buki dan informasi yang kuat.

“Dari kajian kami, laporan dihentikan karena tidak termasuk unsur tindak pidana pemilu sebagaimana diatur dalam pasal 523 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” terang Aldo, sapaan akrabnya.

Sebelumnya berdasarkan surat nomor 002/LP/PL/Provinsi/22.00/IV/2019, Nasrullah menuding caleg DPR RI yang dipastikan lolos ke Senayan itu melancarkan serangan fajar di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel 1. Dapil tersebut juga merupakan dapil Nasrullah mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

Selama 14 hari mengkaji, Bawaslu tak cuma menghentikan. Kata Aldo, kasus yang menjerat ST ini tak dapat lagi ditelusuri karena tidak ada sama sekali petunjuk ke arah subjek atau pelanggar.

Lantas apa kata Nasrullah soal penghentian kasus tersebut?

Caleg DPR RI itu mengaku takkan tinggal diam.

“Kita bisa saja menempuh jalur lain, memasukkan perkara ini ke Polda Kalsel baik pidana umum atau tindak pidana korupsi. Untuk pidana umum, kepolisian bisa melakukan pengusutan,” ujarnya, dihubungi apahabar.com, malam tadi.

Baca Juga: Bawaslu Setop Money Politics, Nasrullah Minta Tamliha Bertobat

Baca Juga: Nasrullah AR Tunjukkan Bukti Money Politics Tamliha

Baca Juga: Dilaporkan Money Politics, Tamliha Tetap Tenang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

UPDATE Corona 3 April di Kalsel: Banjarbaru Paling Banyak ODP!
apahabar.com

Kalsel

Sertijab Kabagren dan Kasat Binmas di Polres Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasikan Perwali, Bhabinkamtibmas Basirih Selatan Rangkul Babinsa dan Seklur
apahabar.com

Kalsel

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Paket II Siapkan Banyak Apron
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswi ULM Jadikan Lebah Madu Kelulut Sebagai Bahan Skripsi
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kalsel Support Penambahan Modal Jamkrida
apahabar.com

Kalsel

Membanggakan, Ketua OSIS SMKN 3 Banjarmasin Terbaik di AKSI SMK
BNKK

Kalsel

Sepanjang 2020, BNKK Batola Rekrut Ratusan Penggiat Anti Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com