Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Aparat Masih Lakukan Pengamanan Ketat di Wilayah Gedung MK

- Apahabar.com Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:09 WIB

Aparat Masih Lakukan Pengamanan Ketat di Wilayah Gedung MK

Aparat kepolisian dari Brimob tengah berjaga-jaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Sabtu malam (25/5/2019). Foto – Antaranews.com

apahabar.com, JAKARTA – Pengamanan di wilayah Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Sabtu (25/5/2019) malam terlihat masih ketat, aparat kepolisian dari Brimob masih berjaga-jaga di depan gedung tersebut.

Dilansir Antara, meski aksi massa telah selesai dilakukan, namun aparat kepolisian dibantu TNI tetap melakukan pengamanan mengingat sejumlah pendaftaran sengketa pemilu legislatif tetap berlangsung meski sudah melewati tenggat waktu.

Baca Juga: Resmi, BPN Prabowo-Sandi Daftarkan Gugatan Pilpres ke MK

Pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri itu untuk menjaga adanya aksi massa yang mengajukan sengketa Pemilu 2019 ke MK. Terlebih, di wilayah itu berdekatan dengan Istana Negara.

Sementara itu, akses jalan menuju Istana Negara, Mahkamah Konstitusi, dan sejumlah gedung kementerian di Jalan Medan Merdeka Barat pada Sabtu masih steril dari aktivitas masyarakat.

Jalan ditutup dari depan Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata hingga arah menuju Istana Negara.

Dari jembatan penyeberangan orang dekat Kementerian Pariwisata, tepatnya di belakang Patung Kuda Arjunawijaya, kawat berduri, blok-blok semen, tameng, dan beberapa mobil milik Korps Brigade Mobil (Brimob) terparkir membujur menghalangi pengendara atau pejalan kaki yang melintasi Jalan Medan Merdeka Barat.

Selain Jalan Medan Merdeka Barat, akses menuju Jalan Majapahit dan beberapa ruas jalan kecil dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Medan Merdeka Barat juga masih tertutup untuk pengendara dan pejalan kaki.

Baca Juga: Prabowo-Sandi Daftarkan Gugatan ke MK Siang Ini

Walaupun demikian, ruas jalan tersebut masih dapat diakses oleh beberapa petugas kebersihan, awak media, pedagang makanan ringan, dan petugas keamanan.

Sementara itu, MK melalui juru bicaranya Fajar Laksono menyatakan pihaknya telah meningkatkan jumlah satuan pengamanan untuk mengamankan jalannya proses penyelesaian sengketa pemilu.

“Pengamanan pasti ada peningkatan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI,” ujar Fajar di Gedung MK Jakarta, Selasa (21/5).

Fajar mengatakan, personel gabungan TNI dan Polri yang sudah disiapkan untuk meningkatkan pengamanan di MK berjumlah 1.100 personel.

“Jumlah ini membantu pengamanan di MK sejak pengajuan permohonan sampai putusan, tapi tidak semua langsung diterjunkan,” ujar Fajar.

Baca Juga: Cabut Pembatasan Medsos, Warganet Diminta Sebarkan Hal Positif

Berapa personel perhari yang akan diterjunkan, dikatakan Fajar bergantung pada kebutuhan di lapangan, sehingga jumlah personel yang diterjunkan akan berbeda di setiap fase.

“Intinya pengamanan sudah disiapkan, sehingga persidangan di MK bisa berjalan dengan baik tanpa gangguan satu apapun,” ujar Fajar.

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Pastikan Penyerangan Mapolsek Ciracas Tak Merambah ke Ruang Tahanan
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Kalsel, Kemenkes Siap Jemput Bola Salurkan Insentif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Sampai Ada Vaksin, Masyarakat Diminta Hidup Berdamai dengan Covid-19 
apahabar.com

Nasional

Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan
apahabar.com

Nasional

Bupati HST Gaungkan Save Meratus di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Sosok Terduga VS, Artis yang Terjerat Prostitusi Online di Lampung
apahabar.com

Nasional

Di Hadapan Pemimpin G20, Jokowi Angkat Isu Pemberdayaan Perempuan
apahabar.com

Nasional

Petaka Tumpahan Minyak Balikpapan, Kompak Resmi Gugat Pemerintah !
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com