Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Awal Ramadan, Penjualan Perlengkapan Muslim Masih Stabil

- Apahabar.com Selasa, 7 Mei 2019 - 06:30 WIB

Awal Ramadan, Penjualan Perlengkapan Muslim Masih Stabil

Ilustrasi penjual peci. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasar Sudimampir Banjarmasin terpantau ramai pada awal Ramadan ini. Meski demikian, penjualan perlengkapan muslim dirasa masih stabil.

Beberapa pedagang busana muslim di sana mengatakan kecenderungan pekan pertama Ramadan terhadap penjualan mereka tidak terlalu meningkat secara signifikan.

“Stabil saja, sama seperti hari-hari biasa,” ujar firdaus, salah satu pedagang, Senin (06/05/2019).

Pada hari biasa, ia bisa menjual 30-100 peci dengan kisaran harga mulai dari Rp25 ribu.

Tahun ini, pria yang hanya menjual aneka jenis peci dan tasbih tersebut, mengatakan tidak ada tren khusus untuk peci.

Berbeda halnya busana muslim wanita yang terus berubah mengikuti perkembangan fashion.

“Kurang lebih sama saja setiap tahunnya, tapi kebanyakan sih yang dicari adalah model Melayu atau Pakistan,” terang Firdaus

Lain lagi dengan pedagang mukena, H Zainudin. Ia menyebut, sejak momentum politik beberapa waktu lalu, sudah merasakan imbas penjualan mukena di tokonya.

“Kalau tahun sebelumnya saat masuk di bulan Rajab biasanya sudah mulai ramai. Tapi tahun ini, masa Pemilu kemaren penjualan jadi cukup sepi. Kalau dibandingkan lebih rame penjualan tahun lalu lah, daripada tahun ini,” jelasnya.

Meski demikian, Zainudin mengatakan lima hari pasca Pemilu mulai ada peningkatan penjualan.

Namun ia menambahkan, barang dagangannya bukan prioritas utama masyarakat saat ini.

“Kalau awal puasa seperti ini, masyarakat lebih banyak membeli kebutuhan seperti bahan makanan,” bandingnya.

Ia mematok harga mukena mulai dari Rp25 ribu hingga Rp185 ribu.

Meskipun tidak mendapatkan keuntungan yang banyak, Zainudin mengaku tidak akan menaikkan harga barang dagangannya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ia memprediksi penjualan busana muslim dan sejenisnya akan mulai ramai saat memasuki pertengahan Ramadan nanti.

“Biasanya orang-orang akan ramai berbelanja kira-kira minggu kedua atau 7 hari sebelum lebaran,” pungkasnya.

Baca Juga: H1 Ramadan, Harga Bawang Putih di Banjarmasin Makin Menggigit !

Baca Juga: Ada Kampung Ramadan di Tanah Bumbu

Reporter: Ahc09
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harbolnas, ShopBack Kantongi Transaksi Tertinggi Setahun
apahabar.com

Ekbis

Tiket Pesawat Dorong Inflasi, Begini Penjelasan BI Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Kalsel Siap Jadi Tuan Rumah Fesyar 2019 di KTI, Ini Penjelasan BI
apahabar.com

Ekbis

Kendala UMKM Kalsel, dari Masalah Permodalan hingga Pemasaran di Ritel Modern
apahabar.com

Ekbis

Strategi Banjarmasin Tekan Kelangkaan Bawang dan Gula Pasir
apahabar.com

Ekbis

Ini Sebab Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang
apahabar.com

Ekbis

Tindaklanjuti IA-CEPA, Pebisnis Australia akan Kunjungi Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Keluhan Gubernur Kaltim Sering Didikte Bangsa Lain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com