Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1.200 Meter

- Apahabar.com Selasa, 14 Mei 2019 - 10:09 WIB

Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1.200 Meter

Ilustrasi - Awan panas guguran yang teramati melalui CCTV BPPTKG di puncak Gunung Merapi pada 7 Maret 2019. Foto – Antara/BPPTKG 

apahabar.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran pada Selasa dengan jarak luncur 1.200 meter.

Dilansir Antara, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyebutkan awan panas guguran yang terjadi pada pukul 01:57 WIB itu mengarah ke hulu Kali Gendol dengan amplitudo 60 mm dan durasi 121.6 detik.

Selain itu, dua guguran lava juga tercatat keluar dari Gunung Merapi berdasarkan periode pengamatan mulai pukul 00:00-00:06 WIB yang mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 250 meter.

Pada periode pengamatan tersebut, satu kali gempa awan panas guguran juga terjadi di gunung itu dengan amplitudo 60 mm selama 121.6 detik, tiga kali gempa guguran dengan amplitudo 3-4 mm selama 26-47 detik, dan satu kali gempa hybrid dengan amplitudo 2 mm dan durasi 9.6 detik, serta gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 3 mm selama 26 detik.

“Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis setinggi 50 meter di atas puncak kawah,” ujar Hanik, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga: Gunung Merapi Alami 7 Kali Gempa Guguran, Status Masih Waspada

Masih Berstatus Waspada

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat laut dengan suhu udara 16-20 derajat Celcius, kelembapan udara 70-98 persen, dan tekanan udara 568-707 mmHg.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

Baca Juga: Gunung Merapi Meluncurkan Empat Kali Guguran Lava

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

2 Hari Setelah Bertemu Jokowi, Wakil Wali Kota Solo Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Naik MRT Bareng, Jokowi dan Prabowo Pamer Kemesraan
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Umat Muslim di Pesantren Mahfilud Dluror Jember Berlebaran
polisi

Nasional

Polisi Sebut Pengikut HRS Gunakan Senjata Api Asli
apahabar.com

Nasional

TNI Butuh Rp118 Triliun dalam Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Letusan Soputan Belum Pengaruhi Aktivitas Penerbangan Sulut

Nasional

KPK Janji Kerja Keras Jerat Hukum Mati Mensos Juliari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com