Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru!

Bawaslu Tindaklanjuti Laporan BPN Prabowo-Sandi Situng KPU

- Apahabar.com Jumat, 3 Mei 2019 - 07:30 WIB

Bawaslu Tindaklanjuti Laporan BPN Prabowo-Sandi Situng KPU

Ketua Bawaslu, M Abhan saat memberikan keterangan pers di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Foto - Antara/Syaiful Hakim

apahabar.com, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menindaklanjuti laporan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait salah input data Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) milik KPU.

“Laporan itu nanti kami akan kaji dan kami akan plenokan serta kami akan tindaklanjuti, kalau memenuhi syarat formil dan materil maka karena itu mereka melaporkan administrasi nanti kita akan sidang kan ajudikasi. Sidangnya terbuka,” kata Ketua Bawaslu Abhan di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga: Relawan Jokowi-Ma’ruf Tunggu Penetapan Resmi KPU

Menurut dia, laporan BPN akan ditindaklanjuti Bawaslu dalam tenggat waktu 14 hari kerja. Bila memenuhi syarat, akan disidangkan secara terbuka.

“Maksimal 14 hari. Tetapi ini secepatnya kami akan plenokan. Tindaklanjuti. Kalau memenuhi syarat formil materiil laporan administratif kami akan segera sidangkan,” lanjut dia.

Dia mengakui, Bawaslu kerap menemukan pelanggaran antara Situng yang tidak sinkron dengan formulir C1 plano.

Oleh karena itu, bukan satu dua kali Bawaslu meminta penghitungan suara diulang demi terciptanya angka yang valid.

“Bawaslu sudah temui pelanggaran rekap di lapangan, sudah ditindaklanjuti. Lihat tingkat rekap kecamatan itu sampai kami merekomendasi hitung ulang, buka kotak suaranya, jadi tidak hanya lihat C plano,” jelas Abhan.

Direktur Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad melaporkan soal perkara Situng KPU yang dinilainya sudah meresahkan dan bisa membuat kepercayaan masyarakat kepada demokrasi hilang.

“Situng KPU ini bisa membuat kepercayaan masyarakat kepada demokrasi, kepada pemilu itu menjadi berkurang,” ujar Dasco.

Hal itu disebabkan karena banyaknya kesalahan yang bersumber dari manusia (human error) pada Situng KPU dan pada perhitungan-perhitungan yang terkadang suara pasangan nomor urut 02 itu tidak bergerak naik atau malah berkurang.

Oleh karena itu, Dasco meminta Bawaslu menginstruksikan KPU untuk menghentikan Situng KPU dan menunggu publikasi lewat penghitungan manual berjenjang yang saat ini sedang berjalan.

Baca Juga: Usai Bertemu Jokowi, AHY Harap Semua Sabar Tunggu Hasil KPU

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Mengintip Kinerja Bawaslu Kalsel Saat Pandemi Corona
apahabar.com

Politik

Sandiaga Ungkap Alasan Pemindahan Markas ke Jateng
apahabar.com

Politik

Calon di Pilkada Kalsel, PKB Tunggu Survei Langit dan Bumi
apahabar.com

Politik

Mengenal Lebih Dekat Sosok Zairullah dan M Rusli, Kakak Pengusaha Kondang H Isam
apahabar.com

Politik

Megawati Sebut Jateng Kandang Banteng!
apahabar.com

Politik

Iklan Kampanye Masih Banyak Kesalahan
apahabar.com

Politik

Petahana Ibnu Sina Dorong Legalitas Relawan BPK Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Bertengger di Posisi Terendah, Lika-liku PSI Kalsel Raih 2 Kursi Parlemen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com