Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Bayar Zakat Fitrah Bisa dengan Uang, Begini Penjelasan Kemenag Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 17 Mei 2019 - 17:27 WIB

Bayar Zakat Fitrah Bisa dengan Uang, Begini Penjelasan Kemenag Banjarmasin

apahabar.com, BANJARMASIN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin menetapkan besaran zakat fitrah dengan uang Rp45 ribu. Nilai zakat fitrah tersebut ditetapkan berdasar harga beras dengan kualitas baik saat ini.

Informasi penetapan besaran zakat fitrah dengan uang itu didasari hasil musyawarah yang dipimpin Kepala Kemenag, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Bimas Islam, Penyelanggara Syariah dan BAZNAS kota Banjarmasin pada 9 Mei 2019.

Menurut Kepala Kemenag Banjarmasin Muhammad Rofi’I, penetapan besaran uang zakat fitrah tersebut, diharapkan bisa menjadi panduan bagi masyarakat.

Baca Juga: Ramadan di Eropa: Dari Samarinda, Nurul Kasyfita Jadikan New Zealand Rumah Kedua

“Kita berharap umat Muslim dapat melaksanakan kewajiban membayar zakat fitrah itu,” kata Muhammad Rofi’i saat dikonfirmasi apahabar.com, Jumat (17/5).

Sesuai syariat, zakat fitrah beras ditetapkan 3,5 liter per orang atau 2,5 Kg. Jika diuangkan, nilainya menjadi Rp45 ribu sesuai dengan kategori berasnya.

Dia menjelaskan pembayaran zakat fitrah itu nantinya dikelola unit pengelola zakat (UPZ) di masing-masing tempat. Baik di masyarakat maupun instansi pemerintah.

Para pengelola UPZ itu, setelah terkumpul dana zakat, maka diserahkan ke Baznas Kota Banjarmasin karena wewenang penyaluran zakat ada di Baznas.

“Kami berharap masyarakat dapat melunasi pembayaran zakat untuk kesejahteraan umat,” katanya.

Menurut dia, manfaat membayar zakat fitrah dinilai sangat luar biasa. Selain menyucikan diri, menyucikan harta, dan juga membangun kepedulian sosial dengan membantu antar sesama umat manusia.

“Selain memiliki tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat, kami berharap pembayaran zakat bisa secepatnya dilunasi,” katanya.

Baca Juga: Puasa di “Negeri Tercepat”, Husniaty Terkendala Rindu

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Pengurus Masjid Sabilal Muhtadin Tunjuk KH Hasanuddin sebagai Imam Nisfu Sya’ban
Desa Tungkaran Sediakan 50 Kilo Bubur untuk Tamu Haul Guru Sekumpul ke 15

Habar

Desa Tungkaran Sediakan 50 Kilo Bubur untuk Tamu Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

DLH Gandeng Sopir di Kalimantan Hadapi Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Netizen Usul Ulama Ini Menjadi Penerus Majelis Guru Zuhdi
apahabar.com

Habar

Berjalan ke Haulan Guru Sekumpul, Ternyata Tidak Hanya Dilakukan Riduan dari Palangkaraya
Syekh Ali

Habar

Jadi Korban Penusukan di Bandar Lampung, Siapa Sebenarnya Sosok Syekh Ali Jaber?
apahabar.com

Habar

6 Orang Ini Boleh Buka Puasa di Siang Hari
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Jl Pendidikan Perbaiki Jalan dan Jembatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com