Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Belum Terima THR, Adukan Perusahaan ke Disnakertrans Kalsel

- Apahabar.com Sabtu, 25 Mei 2019 - 09:47 WIB

Belum Terima THR, Adukan Perusahaan ke Disnakertrans Kalsel

Ilustrasi THR. Foto-Indeks Berita

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) khusus pekerja yang tak mendapatkan haknya sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

“Ya benar, kita telah menyediakan posko pengaduan untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya,” ucap Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Kalsel, Wahyudin Noor kepada apahabar.com, Jumat (24/5) siang.

Sejauh ini, pihaknya mengakui masih belum ada menerima laporan dari para pekerja terkait THR. Mengingat, kata dia, sesuai dengan kebutuhan yang ada bahwa THR dibayarkan sebelum H-7 lebaran.

“Namun, kita akan terus membuka posko pengaduan sampai selesai hari raya idul Fitri,” tegasnya.

Apabila terdapat laporan yang masuk ke Disnakertrans Kalsel, maka pihaknya langsung memanggil atau menyambangi perusahaan yang bersangkutan untuk dilakukan proses mediasi.

Baca Juga: Kabar Gembira..!! Pemkab Tanah Bumbu Cairkan THR Hari Ini

Baca Juga: Lewat Bank Ini, THR PNS Pemko Banjarmasin Dicairkan

“Ya kami panggil atau sambangi perusahaan yang bersangkutan untuk dimediasi,” cetusnya.

Ia berharap kepada pengusaha atau perusahaan agar membayarkan THR pegawai secepatnya. Supaya pegawai bisa memanfaatkannya untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Kemudian, pegawai jangan takut untuk melaporkan ke posko, karena kami menyiapkan posko untuk melayani pengaduan terhadap pembayaran THR,” tutupnya.

Sekedar diketahui, dalam Pasal 5 Ayat 4 No 6 Tahun 2016 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, berbunyi “THR Keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) wajib dibayarkan oleh Pengusaha paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan.”

Jadi, tegas dia, kalau bayarnya 7 hari sebelum Hari Raya disebut mepet, sedangkan kalau di bawah 7 hari bisa dibilang terlambat dan bisa kena denda 5% dari yang seharusnya dibayarkan.

Bahkan kalau tidak bayar THR bisa kena sanksi pencabutan izin usaha.

Baca Juga: Intip Besaran THR yang Disiapkan untuk Guru Honorer Banjarmasin

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Minta Perusahaan Jangan Telat Bayar THR

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polisi Temukan Fakta Baru dari Pengaku Nabi Terakhir di HST

Kalsel

Video: Belum Satu Jam, Hujan Rendam Sekumpul

Kalsel

Aksi Ngeles Pemilik Warung Makan 24 Jam di Banjarmasin Saat Kena Razia
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Dispensasi, Pedagang Luar Batola ‘Disapu’ dari Pasar Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Pasar Ditutup Imbas PSBB, Wakil Rakyat Banjarmasin: Kaji Ulang

Kalsel

Beraksi di Palangka Raya, Terduga Pencuri Nyaris Mampus Dimassa!
apahabar.com

Kalsel

Operasi Terpusat Zebra Intan 2018, Polisi Tilang 1.660 Pengendara di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

2019, Kecelakaan di Kalsel Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com