Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal

‘Berebut’ Status Ibu Kota, Empat Gubernur Diundang ke Jakarta

- Apahabar.com Senin, 6 Mei 2019 - 10:11 WIB

‘Berebut’ Status Ibu Kota, Empat Gubernur Diundang ke Jakarta

Empat Gubernur yang diundang ke Jakarta. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor akan menjadi narasumber di acara Diskusi Media Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, bertempat di Kantor Staf Kepresidenan Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (6/5).

“Hari ini Gubernur akan menjadi narasumber dalam diskusi bersama para media,” ucap Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Nurul Fajar Desira kepada apahabar.com.

Bukan hanya Gubernur Kalsel, kata dia, namun hadir pula narasumber lain. Seperti halnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Baca Juga: Pasca Pemilu, Permohonan SIM di Satpas 21 Meningkat

Adapun kegiatan nantinya digelar sekitar pukul 09.30-12.00 WIB.

Sebelumya, Rencana Pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia ke luar pulau Jawa kembali mencuat. Belakangan disebut Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menjadi kandidat terkuat sebagai pengganti Jakarta.

Isu tersebut kembali beredar setelah Presiden Joko Widodo mengadakan rapat terbatas pemindahan Ibu Kota di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (29/4) lalu.

Selain Kabupaten Tanbu, dua nama cikal bakal ibu kota baru dari pulau kalimantan yang menjadi rival adalah Palangkaraya di Kalteng dan Panajam di Kaltim.

Pemrov Kalsel telah mengajukan lokasi kepada tim survei pusat. Dengan menyediakan lahan seluas 300 ribu hektar di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pemprov Kalsel mengklaim, lokasi yang diusulkan tersebut telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2015-2035. Artinya, pembangunan nantinya tak mengganggu kawasan lain. Seperti kawasan hutan dan pertanian masyarakat.

Baca Juga: Tokoh Agama Apresiasi Kinerja TNI-Polri Hingga Penyelenggara Pemilu

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menggandeng Kalsel Peduli, Ini Langkah Koramil Banjarmasin Barat
apahabar.com

Kalsel

Meski Zona Hijau, Gugus Tugas Tetap Awasi Kasus Aktif Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Warganya Positif Corona, Banjarmasin Naik Status
apahabar.com

Kalsel

Sambut Ramadan, Intip Persiapan Hj Rukayah Bikin Kue Khas Banjar ala Kurnia Rasa
apahabar.com

Kalsel

Awal Desember, Banjarmasin Peringati Hari Disabilitas Internasional
apahabar.com

Kalsel

Kecamatan Ini Tercatat Memiliki Kasus DBD Terbanyak di HST
apahabar.com

Kalsel

Masa Pandemi Corona, Polda Kalsel Gelar Apel Tanpa Halal Bihalal
apahabar.com

Kalsel

Geger! Tas Hitam Diduga Berisi Bom Ada di Tiang ‘Lampu Merah’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com