Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Besok 2 Caleg Diduga Money Politics Dipanggil

- Apahabar.com Selasa, 14 Mei 2019 - 20:36 WIB

Besok 2 Caleg Diduga Money Politics Dipanggil

Ilustrasi money politics. Foto-Warta Desa

apahabr.com, BANJARMASIN – Rencananya besok, Rabu (15/5) Bawaslu Provinsi Kalsel memanggil 2 caleg dari Partai Demokrat yang diduga melakukan money politics pada masa tenang kampanye pada 14 April 2019.

“Besok kedua caleg akan kami undang untuk klarifikasi karena perlu pendalaman dalam pengkajian terhadap alat bukti yang disampaikan oleh pelapor,” imbuh Komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie saat dikonfirmasi apahabar.com, Selasa (14/5).

Baca Juga: Nasrullah AR Tunjukkan Bukti Money Politics Tamliha

Sebab, Azhar menyatakan telah mengkaji perkara dugaan pembagian uang yang dilakukan Ahmad Herru Kurniawan dan Habib Ahmad Bahasyim melanggar pembagian uang di Desa Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

Dari kajian menjadi rekomendasi, perkara tersebut dilimpahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Ini seperti proses mekanisme yang tercantum dalam peraturan Bawaslu dan Undang-undang Pemilu terkait penanganan perkara pelanggaran pidana,” katanya.

Menurut Azhar, hasil kajian telah menentukan  dua caleg yang terseret perlu dipanggil kembali untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, hasil kajian juga menentukan perkara dilimpahkan ke Gakkumdu untuk penanganan pidana yang ditemukan.

Adapun barang bukti yang dilaporkan dalam dokumen tersebut ada uang Rp300 ribu  dan contoh replika surat suara.

Sebelumnya, pelapor Adhariani menerangkan kedua caleg partai Demokrat tersebut terindikasi menyebar uang.

“Saya sudah mendapatkan bukti berupa uang dan list nama penerima sebanyak 160 orang,” katanya.

Kepada setiap warga, keduanya diduga membagikan Rp150 ribu. “Hanya untuk yang masuk daftar pemilih tetap (DPT),” ujar Adhariani.

Dua orang yang menerima uang tersebut, kata dia, sudah bersedia memberi kesaksian. Masing-masing menerima Rp150 ribu.

“Dari keterangan saksi, mereka menerima uang pada 14 April atau masih dalam minggu tenang,” kata Adhariani.

Baca Juga: Dilaporkan Money Politics, Tamliha Tetap Tenang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dukung Gerakan ‘Rabu Putih’, GP Ansor Kalsel Percaya Kinerja Polri Amankan TPS
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Massal di DPRD Kalsel Negatif
apahabar.com

Kalsel

Kementan Optimalisasi Lahan Jejangkit Tiga Kali Panen
apahabar.com

Kalsel

1 PDP Positif, Batola Tambah Pasien Covid-19 Lagi

Kalsel

VIDEO: LAPOR! Goes to Campus, FAS FH Unlam Suguhkan Penampilan Memukau
apahabar.com

Kalsel

Hasil Pemilu 2019, Partai Ini Bakal Dominasi Parlemen Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

‘Door to Door’, Anggota Kodim 1002 Bagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Disporapar Panggil Pengelola Hiburan Bandel di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com