Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka

Bobol Rekening Hingga Ratusan Juta, Sindikat ‘Lampu Aladin’ Diciduk Polisi

- Apahabar.com Selasa, 28 Mei 2019 - 20:47 WIB

Bobol Rekening Hingga Ratusan Juta, Sindikat ‘Lampu Aladin’ Diciduk Polisi

Polres Tanah Bumbu menangkap 4 dari 8 tersangka sindikat pelaku pembobol rekening bank. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Polres Tanah Bumbu mengungkap sindikat pelaku pembobol rekening yang merugikan korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Modusnya, dengan mengacak dan mencari user ID serta password yang terhubung dengan mobile banking nasabah untuk kemudian melakukan penipuan melalui aplikasi jual beli online.

“Ada empat tersangka yang diamankan. Kelompok ini menyebut dirinya dengan Lampu Aladin,” kata Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Kus Subiantoro, saat memimpin konferensi pers di halaman Polres Tanah Bumbu, Selasa (28/5/2019).

Empat dari delapan tersangka yang berhasil dibekuk jajaran Polres Tanah Bumbu yakni Omi Aneru bin Ismed Daruan (23), Rio Albendo bin Aliseng (21), Lopo bin (Alm) Denan (25) dan Ari Afsado bin John Kennedy. Mereka diciduk di kampung halamannya, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Modus penipuan yang dilakukan kelompok Lampu Aladin memang cukup rumit. Pelaku melakukan transaksi pembelian di dalam salah satu aplikasi jual beli online setelah sebelumnya melakukan pengacakan user ID dan password rekening nasabah.

Lalu, dalam proses pembayarannya, pelaku menghubungi korban sambil berpura-pura menjadi petugas bank. Dengan tipu muslihatnya, pelaku berhasil mengarahkan korban untuk melakukan pembayaran pada transaksi pembelian barang di aplikasi jual beli online. Dengan modus demikian, pelaku berhasil menipu korban.

Salah seorang korban penipuan kelompok Lampu Aladin adalah Sudirman bin (alm) H. Rape, warga Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat, yang berprofesi sebagai pedagang sayur. Peristiwa itu terjadi pada 5 Desember 2018.

Pelaku berhasil menarik uang di rekening Sudirman sebanyak empat kali dengan nominal yang cukup mencengangkan.

Pada transaksi pertama, rekening korban tersedot Rp70 juta, transaksi kedua, Rp49.500.000, lalu Rp11.250.000, dan terakhir Rp99 juta. Total kerugiannya mencapai Rp230 juta.

Bersamaan dengan penangkapan anggota kelompok Lampu Aladin, jajaran Polres Tanah Bumbu juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya 1 unit mobil Toyota Calya, 3 unit laptop, 8 handphone, beberapa buku tabungan dan kartu ATM.

Informasi lain menyebutkan ada ratusan nasabah yang sudah berhasil ditipu oleh kelompok Lampu Aladin. Karenanya, AKBP Kus Subiyantoro meminta masyarakat lebih waspada terhadap SMS atau telepon dari orang yang tidak dikenal.

Baca Juga: Tanbu Siapkan 300 Ribu Hektar Dukung Pemindahan Ibukota

Baca Juga: Jika Tanbu Jadi Jakarta Baru, Anggota DPRD Kalsel: Nanti Dulu

Reporter : Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dukung Karantina Wilayah, Tanbu Usul Pelabuhan Ditutup
Susun Rencana Awal RKPD 2021, Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik

Pemkab Tanah Bumbu

Susun Rencana Awal RKPD 2021, Pemkab Tanbu Gelar Forum Konsultasi Publik
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jalan-jalan ke Gunung Mayang, Objek Wisata yang Sedang Hits di Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Cegah DBD, KKP Gelar Sosialisasi Pengendalian Vektor
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kusan Hilir Tertinggi Kasus Covid-19 di Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Anggota DPRD Tanbu Tinjau Posko 2 Perbatasan di Emil Baru
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Gedung Perpustakaan Tiga Lantai Ditarget Rampung Tahun Ini
Mendorong Kreativitas Masyarakat Melalui Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna

Pemkab Tanah Bumbu

Mendorong Kreativitas Masyarakat Melalui Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com