Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Bolehkah Berpuasa Tanpa Menjalankan Salat? Begini Tanggapan MUI Kalsel

- Apahabar.com     Minggu, 12 Mei 2019 - 14:20 WITA

Bolehkah Berpuasa Tanpa Menjalankan Salat? Begini Tanggapan MUI Kalsel

ilustrasi. Foto-kiblat.net

apahabar.com, BANJARMASIN – Puasa Ramadan adalah suatu kewajiban, begitu juga dengan salat 5 waktu. Nah, bagaimana jika menjalankan puasa, tapi meninggalkan salat 5 waktu? Berikut penjelasan ulama.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Prof Hafiz Anshari mengatakan, salat dan puasa merupakan dua hal yang tak menjadi satu kesatuan atau bersifat parsial.

Seseorang yang melaksanakan puasa, kata dia, maka yang bersangkutan telah melaksanakan kewajiban dan terlepas dari saksi hukum berpuasa. Lalu, apabila yang bersangkutan tak menjalankan salat, maka akan mendapatkan dosa atau sanksi dari hukum salat tersebut.

“Itu masing-masing dan tak bisa digabung menjadi satu,” ucap Guru Besar Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin ini kepada apahabar.com, Minggu (12/5).

Baca Juga: Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi; Adanya Alam Bukti Adanya Tuhan

Kendati demikian, sambung Prof Hafiz, agama menuntut agar mampu dikerjakan secara keseluruhan. Mengingat, keduanya termasuk rukun Islam yang wajib dikerjakan.

“Apabila salah satunya tak dikerjakan, maka Islamnya tak sempurna. Minimal menjalankan syahadat, salat, dan puasa,” tegasnya.

Sebagai tokoh agama, Prof Hafiz mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Tak hanya sekadar menahan diri dari lapar dan dahaga, tapi juga menahan hawa nafsu.

Kedua, lanjutnya, masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa harus diiringi dengan salat dan kebaikan. Karena Allah SWT telah menjamin bahwa setiap kebaikan akan diganjar pahala yang berlipat ganda.

“Hendaknya puasa diikuti dengan kewajiban lainnya. Terlebih, bulan Ramadan merupakan momen terbaik memperbaiki kualitas ibadah,” tutup Rektor IAI Darussalam Martapura itu.

Baca Juga: Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi: ‘Memahami’ Kekuasaan Tuhan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Diduga Korsleting, Tempat Laundry di Antasan Timur Ikut Terbakar
apahabar.com

Tak Berkategori

Resmi, Toyota Corolla Cross Hadir di Auto2000 Banjarmasin
Selebriti Berduka

Tak Berkategori

Meninggal Dunia, Mantan Suami Nita Thalia Positif Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

AS Sebut 4 Media China Sebagai Alat Propaganda Partai Komunis
apahabar.com

Tak Berkategori

Lembaga Penyiaran Diminta Berimbang Beritakan Pemilu
apahabar.com

Tak Berkategori

Jembatan Gantung di Desa Sungsum Nyaris Ambruk, PUPR Balangan Segera Perbaiki
apahabar.com

Tak Berkategori

Usai Ambil Sabu 97.12 Gram di Banjarmasin, 3 Pemuda HSU Dibekuk Polisi
Rupiah

Tak Berkategori

Rupiah Labil, Harga Emas Tidak Stabil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com