Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Calon Ibu Kota Negara, Dewan Riset Daerah Siapkan Konsep Penguatan Kalteng

- Apahabar.com Sabtu, 18 Mei 2019 - 14:26 WIB

Calon Ibu Kota Negara, Dewan Riset Daerah Siapkan Konsep Penguatan Kalteng

Presiden RI Jokowi (tengah) didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kedua kanan) saat meninjau Bukit Nyuling, Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng, Rabu, (8/5/2019). Foto - Istimewa

apahabar.com, PALANGKARAYA – Dewan Riset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang menyiapkan konsep penguatan bagi provinsi ini sebagai calon lokasi kepindahan Ibu kota pemerintahan RI dari Jakarta yang dinilai daya dukung lahan sudah tidak memadai.

Dilansir Antara, Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Kalteng Prof Dr Sulmin Gumiri, M.Sc pada rapat kerja di Palangkaraya, Jumat (17/5/2019) mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan para periset guna menyiapkan kajian komprehensif dan riset berbagai aspek.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Perlu Dukungan Politik

Penyiapan konsep juga penguatan daerah penyangga meliputi 14 kabupaten/kota di provinsi dengan luas wilayah terbesar di Indonesia saat ini bersama Kaltim.

Konsep penguatan Kalteng sebagai calon Ibu kota pemerintahan Negara tetap berorientasi pada visi-misi Gubernur Kalteng yang diberi label Kalteng Berkah yaitu bagaimana penguatan kebijakan dan program-program prioritas dalam membawa provinsi ini pada arah kemajuan hingga sejajar daerah yang sudah maju di Tanah Air.

Penguatan program tentu dengan tetap memperhatikan dan mengedepankan karakteristik dan keunggulan lokal daerah.

Baca Juga: Kalteng Berbenah untuk Hadapi Rencana Pemindahan Ibu Kota

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran menyatakan harapan besar kepada kalangan perguruan tinggi dan DRD daerah ini untuk menyiapkan konsep inovasi untuk dapat diimplementasikan pada 14 kabupaten/kota se-Kalteng.

“Dalam membuat kebijakan dan program dengan syarat utama harus berbasis riset dan hasil kajian dari kalangan akademisi dan tim ahli. Saya tidak mau dengar kalau ada bupati/wali kota yang berbuat hanya untuk pencitraan saja,” kata Gubernur Sugianto Sabran saat mengukuhkan DRD Kalteng di Palangkaraya, Kamis (25/4).

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dua Kali di Swab, MA Dinyatakan Sembuh
Jalan Anggrek

Kalteng

Gercep Pemkab Kapuas Bantu Korban Kebakaran Jalan Anggrek
Air PDAM Kapuas

Kalteng

Penggratisan Pembayaran Air PDAM Kapuas Ternyata Kembali Diperpanjang
apahabar.com

Kalteng

Berbagi Daging Kurban, 3 Komunitas Besar di Palangka Raya Libatkan Pemuda
apahabar.com

Kalteng

Dibawa ke Surabaya, Keluarga Gilang Akui Ada Kelainan Hasrat Sejak Kecil
apahabar.com

Kalteng

Dalam 3 Hari, Barito Utara Jadi Penyumbang Terbanyak Covid-19 di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Bupati Kobar Ajak Semua Eleman Tangani Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Geger Mayat Anak Tanpa Kepala di Kalteng, Diduga Korban Asusila
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com