Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Catatan Penting Disdik Kota Banjarmasin di Hardiknas 2019

- Apahabar.com Kamis, 2 Mei 2019 - 20:11 WIB

Catatan Penting Disdik Kota Banjarmasin di Hardiknas 2019

Ilustrasi. Foto-net.

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu diperingati setiap 2 Mei. Lantas bagaimana potret pendidikan di Banjarmasin?

Sejauh ini prasarana dan tenaga pendidik sebarannya masih dirasa belum merata. Alih-alih soal prasarana, tenaga pengajar pun masih kurang.

Terutama guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di antaranya seperti SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin.

Salah satu sekolah rujukan tersebut, masih kekurangan tenaga kerja honorer sampai 15 orang.

Sayangnya, ketika mereka ingin menambah jumlah pengajar, justru terbentur kebijakan dari pemerintah. Sekolah pun akhirnya tidak bisa mengangkat guru honorer atas persetujuan Pemko.

Baca Juga: Cuma Tampung 84 Siswa, Pendaftar di SDN Pasar Lama Membeludak

Asa mereka untuk menambah tenaga guru pun kandas, ketika alokasi untuk rekrutmen guru saat CPNS 2018 tidak ada.

“Kami masih kekurangan guru honorer. Tetapi apalah daya kami tidak bisa mengangkat guru honorer tanpa persetujuan Pemko,” terang Ketua Sekolah Dasar Negeri (SDN) SN Pasar Lama 1 Banjarmasin, Sakerani kepada apahabar.com.

Menangapi kondisi itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, pendidikan di Kota Banjarmasin masih perlu diperbaiki demi peningkatan kualitas peserta didik.

“Salah satu catatan yang harus kami benahi adalah kurangnya tenaga guru. Meskipun tenaga ini sudah mendapat penambahan pada CPNS tahun 2018 lalu, namun sejatinya Banjarmasin paling tidak masih memerlukan 1.500-an guru,” ujar Totok.

Menurut dia, frekuensi guru yang pensiun di Banjarmasin sangat banyak. Ini tak sebanding dengan yang masuk.

Ya, kesempatan jadi guru tidak datang setiap bulannya. Sehingga, memicu minimnya tenaga pendidik hingga ribuan orang.

“Sebagai kota tua, Banjarmasin ini memiliki kecepatan tenaga yang pensiun yang sangat tinggi, jika kita timbang dengan frekuensi tenaga rekrutmen,” terangnya

Makanya tahun ini, ia berharap semoga pemerintah kembali membuka rekrutmen untuk menambah tenaga guru yang masih minim.

Catatan lain di Hari Pendidikan Nasinal 2019, Totok mengeluhkan sarana prasarana pendidikan belum merata. Terlebih sarana sekolah dasar (SD) inpers.

Konstruksi bangunan umumnya berusia puluhan tahun dan memang harus mendapatkan perhatian.

“Kami mengakui sarana prasarana ini masih belum merata. Sebab keterbatasan anggaran dana kita, dan usia sekolah yang juga boleh terbilang tua, ya puluhan tahun silam lah seperti beberapa SD Inpres di Banjarmasin ini,” beber Totok.

Baca Juga: Tenang, SDN Gadang 2 Juga Tampung Anak Berkebutuhan Khusus

Meski demikian, pihaknya berusaha semaksimalnya ada pemerataan sarana prasarana seluruh SD di Banjarmasin.

“Meski dana kami minim untuk ini. Tapi kita tetap berusaha dengan maksimal agar pembangunan sarana prasarana ini bisa merata ke depannya,” pungkas Totok.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Tak Temui Massa Aksi Kecam Presiden Prancis
apahabar.com

Kalsel

Hasil Tracking Jaring 55 Kasus Baru Covid-19 di Kalsel, Terbanyak di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

5 Penyandang Disabilitas di HST Dapat Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Di-PSBB, Berikut Tempat yang Ditiadakan hingga Diperbolehkan
apahabar.com

Kalsel

Pengunjung di Pasar Tak Gunakan Masker, Camat Pugaan Bersikap

Kalsel

Firasat Halimah, Istri Relawan yang Gugur Saat Kebakaran di Pasar Batuah
apahabar.com

Kalsel

Hotspot Terdeteksi, Puncak Kemarau Kalsel Diprediksi Sebentar Lagi

Kalsel

Warga Kelurahan Kelayan Selatan Rebutan Tabung ‘Melon’ 3 Kg
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com