Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Catatan WTP, Disdik Kalsel Disinggung Soal Dana BOS

- Apahabar.com Selasa, 21 Mei 2019 - 19:31 WIB

Catatan WTP, Disdik Kalsel Disinggung Soal Dana BOS

Ilustrasi dana BOS. Foto-Kanal Jabar

apahabar.com, BANJARMASIN – Meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, bukan berarti kinerja Pemprov Kalsel tanpa catatan.

Catatan yang wajib jadi perhatian adalah penguatan pengelolaan kas sekolah soal manajemen Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

Baca Juga: Sidak, Wawali Banjarbaru Temukan Ratusan Makanan Tak Berizin dan Kedaluwarsa

“WTP ini adalah yang keenam kalinya diraih Kalsel. Namun BPK masih menemukan beberapa permasalahan yang nantinya jadi perhatian lebih Pemprov Kalsel, diantaranya soal manajemen BOS,” ujar anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Azis dalam rapat paripurna DPRD Kalsel, Selasa (21/5).

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel M Yusuf Effendi menyikapi penyaluran BOS yang menjadi catatan BPK RI. Ia beranggapan penyaluran BOS akan lebih efektif jika di tangani dinas pendidikan level kabupaten atau kota, khusus untuk SD dan SMP.

“Kita sudah sampaikan pada BPK RI, idealnya penyaluran BOS itu langsung pada dinas yang menangani.  Kalau SD dan SMP hendaknya bisa disalurkan ke kabupaten atau kota,” ucapnya.

Baca Juga: Datang Ke Lapas Teluk Dalam, Dispersip Bawa Mobil Perpustakaan Keliling

Ia memandang, dinas pendidikan kabupaten dan kota lebih paham soal penyaluran. Hal itu berpaku pada UU 23 tahun 2014 yang mengatakan, Disdik Kabupaten kota punya tanggung jawab penuh untuk SD dan SMP sederajat. “Saat ini jika SMP ada persoalan, kita kena dampaknya,” kata Yusuf.

Untuk penggunaan dana BOS, dikatakan Yusuf, walau sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA), kesalahan yang terjadi di tingkat SMP.

Untuk sementara menindaklanjuti permintaan BPK RI,  Disdik Kalsel siap melaksanakan koordinasi dan pembinaan sesuai dengan perintah Gubernur Kalsel

“Sesegeranya kita akan kembali adakan bimbingan teknik (bimtek) soal penyaluran dana BOS dengan sekolah yang ada di Kalsel,” ucap Yusuf.

Baca Juga: 226 Anak Jadi Peserta Sunatan Massal di Tapin

Sementara itu Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin mengatakan, upaya Kalsel meraih WTP mesti diapresiasi. Pihaknya pun memandang dengan predikat WTP, bukti Kalsel berupaya mensejahterakan rakyat.

“Ibarat dewan dan Pemprov Kalsel itu suami istri, jika satu senang maka kami pun senang,” kata Burhanuddin

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Fixed and Furious Banjarmasin Ajak Pecah Puasa di Taman, Nah…
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Satpam Jaga, Aipda Rimto Ingatkan Tetap Waspada
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Covid-19, Kodim 1008 Tanjung Semprot Disinfektan Pasar dan Tempat Ibadah
apahabar.com

Kalsel

Pekerja Tewas Terjatuh di Duta Mall, Polisi Panggil Perusahaan Outsourching
apahabar.com

Kalsel

Warga Balangan Dapat Pelayanan Spesial dari BPJS Kesehatan
Duta Mall

Kalsel

Duta Mall Banjarmasin Bentuk Satgas Covid-19, Pastikan Prokes Dipatuhi
apahabar.com

Kalsel

Serbu Promo Pemilu di Duta Mall
Sekolah

Banjarmasin

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Resmi Dibatalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com