ga('send', 'pageview');
Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi FOTO: Serba Putih, Massa Tolak RUU HIP di Banjarmasin Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Geruduk Rumah Banjar! Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi Demo RUU HIP di Rumah Banjar, Ratusan Polisi Disiagakan




Home Gaya

Kamis, 16 Mei 2019 - 07:00 WIB

Cegah Penambahan Berat Badan Selama Puasa

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Net

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, ABU DHABI – Seorang dokter metabolisme dan obesitas dari Uni Emirat Arab menjelaskan kebiasaan buruk yang harus dihindari selama bulan puasa. Salah satunya adalah dengan mengurangi memakan makanan yang mengandung terlalu banyak kalori.

“Tukar makanan berkalori tinggi dengan makanan buatan rumah yang lebih sehat dan kurangi karbohidrat,” kata Keoala Healthpoint’s of Bariatic and Metabolic Surgery, Abu Dhabi, Mohammed Alhadad dilansir Republika dari Gulf Today.

Baca Juga: Tips Mengatasi Haus Saat Sedang Puasa

Selain mengatur pola makan, orang yang berpuasa juga sebaiknya tidak melupakan melakukan olah raga. Ia menyarankan, olah raga intensitas sedang seperti jalan cepat, jogging atau gym selama setidaknya 150 menit per pekan.

Baca juga :  Minum Suplemen Peningkat Sistem Imun Sebaiknya Ada Jeda, Simak Kata Pakar

Di bulan Ramadan, banyak orang berharap untuk menurunkan berat badan. Namun, sering kali yang terjadi justru sebaliknya. Biasanya, hal ini terjadi karena pola makan yang tidak baik dan aktivitas tubuh yang tidak aktif.

“Mereka cenderung kurang aktif, makan terlalu banyak setelah berbuka puasa, dan memilih makanan kaya kalori tinggi, daripada menyiapkan makanan berbuka puasa dan sahur sendiri di rumah,” kata dia.

Baca Juga: Berikut Puasa ala Rasulullah bagi Pasien Penyakit Jantung

Beberapa tips untuk menghindari makan berlebih adalah tetap terhidrasi dengan baik. Minum air putih antara 1-1,5 liter antara berbuka puasa dan sahur untuk menghindari sakit kepala dan kelesuan.

Baca juga :  Cara Orang Miliki Mobil Diperkirakan Bakal Berubah

Pada saat sahur, jangan lupa juga untuk makan yang seimbang mislanya telur, keju rendah garam, atau buah-buahan dan air. Sementara itu, berbuka puasa dengan kurma dan air atau yogurt rendah lemak sebelum makan makanan utama. Tunggu 10-15 menit sebelum makanan makanan utama untuk memberi waktu perut menyiaapkan lebih banyak makanan.

“Mulailah makan anda dengan protein, kemudian sayuran. Ini adalah dua kelompok makanan paling penting. Berhentilah makan segera ketika anda merasa setengah kenyang. Jangan memakan makanan manis yang dijual dan usahakan buat jus anda sendiri,” kata dia.

Baca Juga: Jadikan Ramadan Bulan Pendidikan

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Siemens Luncurkan Peralatan Medis CT Canggih
apahabar.com

Gaya

Imbas Wabah Covid-19, Kafe di Tapin Terancam Gulung Tikar
apahabar.com

Gaya

Ini 4 Fakta Perjuangan Sunarti Melawan Obesitas hingga Tutup Usia
apahabar.com

Gaya

Kucing Hanya Diberi Makanan Kering, Bolehkah?
apahabar.com

Gaya

UI Dilibatkan Teliti Gizi Anak Asia Tenggara Diteliti
apahabar.com

Gaya

Triumph Rocket 3 GT, Mesin 2500cc Seharga Rp750 Juta
apahabar.com

Gaya

Berburu Barang Bekas di Event I Love Preloved Market
apahabar.com

Gaya

Merawat Pasien Demam Berdarah Tanpa Harus Opname
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com