UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Dampak Tiket Pesawat Mahal Belum Terasa di Terminal Pal 6

- Apahabar.com Selasa, 14 Mei 2019 - 12:38 WIB

Dampak Tiket Pesawat Mahal Belum Terasa di Terminal Pal 6

Terminal Induk Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani, Pal 6. Foto-apahabar.com/Riyadh

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki hari ke-8 Ramadan, lonjakan penumpang belum terjadi di Terminal Induk Pal 6 Kota Banjarmasin, sekalipun harga tiket pesawat sedang mahal-mahalnya.

Dinas Perhubungan Banjarmasin memperkirakan kenaikan jumlah penumpang biasanya baru terjadi menjelang lebaran.

“Kenaikan signifikan biasanya terjadi sepekan sebelum lebaran. Kemungkinan akan melonjak. Untuk tiket pesawat sedang mahal-mahalnya,” ujar Kepala Seksi Terminal Tipe B Wilayah 1 Ahmad Husaini kepada apahabar.com.

Dari data Dishub, pada akhir pekan kemarin, jumlah penumpang Angkatan Kendaraan Dalam Provinsi (AKDP) masih dalam ambang batas normal.Kebanyakan penumpang berangkat hendak menuju Kaltim, ataupun Kalteng.

“Membawa anggota keluarga akan lebih memilih jalur darat karena lebih ekonomis,” tutur dia.

Pada hari Minggu, ada sebanyak 26 unit armada L300 yang mengangkut 60 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan, terdapat 19 unit dengan  75 penumpang.

Jumlah penumpang yang diterima oleh Dishub beberapa hari ini tak jauh beda dengan jumlah penumpang di awal Mei hingga H-1 Ramadan.

“Normal bahkan menjurus turun,” ujar Ahmad.

Jika dibanding sebelumnya, pada 1 Mei kemarin, terminal induk kedatangan 32 armada L300 dengan 99 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan, 19 unit dengan 88 penumpang.

Di hari yang sama terminal induk ini juga kedatangan empat bus (AKDP) yang sama dengan 26 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan, 3 Bus dengan 62 penumpang.

 Empat hari kemudian, Minggu, terminal induk kembali kedatangan 21 unit L300 dengan 73 penumpang, dan memberangkatkan 27 unit dengan 68 penumpang, serta kedatangan 3 Bus dengan 22 penumpang dan memberangkatkan 70 penumpang.

Ahmad Husaini menilai, penurunan jumlah penumpang ini tergolong biasa memasuki awal Ramadan.

“Tahun lalu pada bulan yang sama dengan awal Ramadan, jumlah penumpang (AKDP) kita yang datang hanya 1.402 orang dengan 204 armada L300 dan memberangkatkan 1.921 orang dengan 258 armadam,” jelas dia.

Hal itu meningkat sangat jauh pada Juni yang berkenaan dengan Lebaran. “Kita kedatangan 4.859 penumpang dengan 538 armada L300 dan memberangkatkan 8086 penumpang menggunakan 626 armada,” jelasnya lagi.

Baca Juga: Belasan Kali Beraksi, Komplotan Curanmor Dibekuk Tim Gabungan di Binuang

Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Melonjak 300 Persen

Reporter: AHC07
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Motor Misterius

Kalsel

Motor Misterius, Ditemukan Tanpa Ban di Semak-semak Jejangkit Batola
apahabar.com

Kalsel

Potensi Kluster Demo, Gugus Tugas Covid-19 Kalsel Belum Ambil Tindakan
apahabar.com

Kalsel

UMP Baru, Perusahaan di Banjarbaru Wajib Bayar Tepat Waktu
apahabar.com

Kalsel

Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar, 2 Rumah di Kelayan B Dilalap Api
apahabar.com

Kalsel

Hujan Ringan Hingga Sedang Masih Selimuti Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Intrusi Air Laut di Sungai Martapura Tinggi Picu Krisis Air Bersih
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis
apahabar.com

Kalsel

Harga Sejumlah Bapok di Pasar Kotabaru Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com