Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Deklarasi untuk Indonesia Damai dari Karang Taruna Kabupaten Banjar

- Apahabar.com     Sabtu, 25 Mei 2019 - 18:42 WITA

Deklarasi untuk Indonesia Damai dari Karang Taruna Kabupaten Banjar

Ratusan generasi muda Karang Taruna Kabupaten Banjar, melakukan deklarasi untuk Indonesia damai. Foto – apahabar.com/ Zepi Al Ayubi

apahabar.com, MARTAPURA – Ratusan generasi muda dari puluhan desa, yang tergabung dalam Karang Taruna Kabupaten Banjar. Mendeklarasikan diri untuk Indonesia damai, di Kedai Lembah Sungai Patung Martapura, Sabtu (25/5/2019) sore

Kegiatan yang dibalut dengan silaturahmi dan buka puasa bersama ini. Menyusul pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh KPU RI pada Minggu ketiga Mei 2019 lalu.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Banjar, Fahrani mengungkapkan Karang Taruna ini, biasanya diisi oleh puluhan anak muda potensial di desanya. Di mana pembangunan desa saat ini banyak melibatkan para generasi muda, melalui program Dana Desa.

Terkait deklarasi untuk Indonesia damai, dari Karang Taruna Kabupaten Banjar ini. Karena pihaknya melihat, situasi pasca pengumuman rekapitulasi Pilpres dan Pileg 2019 pekan kemarin, oleh KPU RI. Di mana sempat ada aksi di Ibu kota dan beberapa daerah di Indonesia, bahkan kondisinya sempat memanas dan ada bentrokan fisik.

apahabar.com

Ketua Karang Taruna Kabupaten Banjar, Fahrani memberikan sambutan. Foto – apahabar.com/ Zepi Al Ayubi

“Melihat kondisi tersebut kami tergerak dari Karang Taruna Kabupaten Banjar. Untuk menginisiasi, hal-hal memanas di beberapa daerah di Indonesia. Agar tidak terjadi di daerah, khususnya di Kabupaten Banjar dan Kalsel pada khususnya,” ungkap pria Asal Astambul ini kepada apahabar.com, Sabtu (25/5/2019).

Dia mengharapkan, dengan deklarasi damai ini paling tidak generasi muda di desa bisa memahami permasalahan politik tersebut. Sehingga jangan sampai kepentingan politik memecah belah persatuan, khususnya persatuan generasi muda di Kabupaten Banjar.

“Pilihan boleh politik saat Pilpres dan Pileg beda, tapi usai Pemilu itu berakhir kita semua harus merajut kembali kebersamaan,” terang pria yang juga Direktur Politeknik Batulicin ini.

Menurutnya, yang paling penting setelah pemilu ini usai, semua harus kembali damai. Sehingga masyarakat kembali bisa beraktivitas dan pembangunan didaerah termasuk di Desa-desa terus berlanjut.

Baca Juga: Perpustakaan Keliling Dispersip Kalsel Sasar RPTRA Banua Anyar

Baca Juga: Puluhan Anak Ikuti Kegiatan Sunat Massal Polda Kalsel

Penulis: Zepi Al Ayubi

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Arbayani Menangis Orangtuanya Tidak Datang
Intelijen Jerman

Tak Berkategori

Kepala Intelijen Jerman Nyatakan Moskow Belum Putuskan Serang Ukraina
apahabar.com

Tak Berkategori

Taruna Akpol Sambangi Penghuni Panti Sosial
Rizky Billar

Tak Berkategori

Singkat, Rizky Billar Klarifikasi Lesti Kejora Hamil Duluan
apahabar.com

Tak Berkategori

Camat Kusan Hilir : Seharusnya Beras yang Rusak Dikembalikan
apahabar.com

Tak Berkategori

Sektor Ini yang Bisa Angkat Performa Kalsel
Kelua

Tak Berkategori

Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok
Dinar Candy

Tak Berkategori

Berkas Perkara “Pakai Bikini” Dinar Candy Diserahkan ke Kejaksaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com